Home » Politik » Effendy Sudah Ajukan Pengunduran Diri

Effendy Sudah Ajukan Pengunduran Diri

TANJUNG SELOR – Sebagai salah satu anggota DPRD Kaltara dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Effendy Djuprianto wajib mundur dari jabatannya karena maju sebagai calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Tarakan 2018.
“Permohonan Pengunduran diri saudara Effendy Djuprianto baru kami terima dalam 2 hari ini. Pengunduran diri saudara Effendy Djuprianto, terhitung sejak Tanggal 12 Februari 2018,” ungkap Ketua DPRD Kaltara, Marten Sablon saat dihubungi Koran Kaltara, Rabu (14/2).
Satu kursi DPRD Kaltara dipastikan bakal kosong setelah ditinggalkan oleh Effendy . Sesuai dengan mekanisme yang ada, pihak partai akan mengusulkan pengganti melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Menurut Marten, sampai saat ini belum ada pengajuan dari Hanura untuk PAW Effendy, terlebih baru saja mengajukan permohonan mundur, sejak ditetapkan menjadi salah satu calon pada Senin (12/2) lalu. “Tentang PAW Effendy Djuprianto, belum dilakukan permohonan usulan dari Partai Hanura, karena baru mengajukan permohonan pengunduran diri,” ujarnya.
Lebih jauh dijelaskannya, mekanisme PAW berawal dari permohonan dari partai politik ditujukan kepada Pimpinan DPRD setelah semua persyaratan calon pengganti Antar Waktu sudah lengkap. Selanjutnya Pimpinan DPRD akan menyurati KPU Provinsi agar mengeluarkan Keputusan Penetapan nama PAW berdasarkan jumlah suara terbanyak sesuai hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2014.
“Kemudian Pimpinan DPRD menyampaikan Permohonan PAW kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur agar diterbitkan Surat Keputusan Pengangkatan PAW. Kalau SK Mendagri sudah keluar, Pimpinan DPRD akan menjadwalkan hari pelaksanaan Paripurna untuk pengambilan sumpah,” pungkasnya.
Sementara itu, terkait PAW almarhum H Rustam Kombong, dikatakan Marten, bakal segera dilakukan.
Anggota DPRD Kaltara dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu bakal digantikan oleh Syarif Almahdali yang bakal dilantik dalam waktu dekat.
Sesuai dengan rapat Badan Musyawaran (Banmus) DPRD, pelantikan bakal dilakukan pada 26 Februari 2018, melalui paripurna istimewa. Sejak sepeninggalan almarhum Rustam Kombong, posisi kursi di DPRD memang sudah kosong sejak hingga memasuki awal Tahun 2018.
“Pengganti Almarhum Rustam Kombong adalah Syarif Almahdali, sesuai hasil perolehan suara terbanyak hasil pemilu legistatif tahun 2014 yang lalu,” ungkapnya. 



Lazada Indonesia