Home » Headline » SMA Belum Terakreditasi Wajib Ikut Induknya

SMA Belum Terakreditasi Wajib Ikut Induknya

SMA Belum Terakreditasi Wajib Ikut Induknya

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Sigit Muryanto menegaskan tidak ada mobilisasi pelajar SMA dari pedalaman ke kota untuk melaksanakan UNBK.
“Tidak memobilisasi, tapi meminta bagi sekolah yang belum terakreditasi B. Maka SMA tersebut diwajibkan ke sekolah induknya,” kata Sigit, kepada Koran Kaltara, Rabu (14/2).
Lanjut Sigit mengatakan, perlu diketahui untuk status sekolah yang ada di pedalaman juga terdapat beberapa sekolah yang status akreditasinya belum B. Sehingga, diharapkan dalam pelaksaan UNBK nanti, pihak sekolah wajib mengikutkan para siswanya ke sekolah induk yang memiliki fasilitas seperti komputer dan jaringan internet.
“Salah satu contonya di SMA Apau Kayan, di sana itu belum terakreditasi B. Dan jumlah siswa juga sedikit, sekitar 10 hingga 20 orang. Jadi mereka bisa mengikuti ujian di sekolah induk lainnya,” ungkapnya.
Mengenai dari segi anggaran, Sigit menegaskan, bahwa setiap sekolah telah diberikan anggaran dana bos, baik dari pusat maupun provinsi. Maka dari itu, untuk penganggaran agar siswanya dapat mengikuti UNBK di sekolah induk dipersilakan menggunakan dana Bosprov tersebut. “Dana bos itu bisa membantu pihak sekolah kok. Jadi jangan hanya pemerintah semua mengenai anggaran, kan sudah diberikan dana bos,” tegasnya.
Oleh sebab itu, dirinya pun meminta kepada kepala sekolah maupun masyarakat agar tetap bisa menjalankan pelaksanaan UNBK. “Karena ujian ini semua tanggungjawab bersama. Jadi jangan hanya dibebankan dengan pemerintah, tapi sekolah dan masyarakat juga harus memikirkannya,” katanya. 



Lazada Indonesia