Home » Headline » Jembatan Udara Tampung 1,3 Ton per Minggu

Jembatan Udara Tampung 1,3 Ton per Minggu

Jembatan Udara Tampung  1,3 Ton per Minggu
Jembatan Udara: Salah satu kawasan di Long Bawan, Malinau yang hanya bisa diakses melalui transportasi udara.

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kalimantan Utara (Kaltara), Hasriyani menyampaikan, rute jembatan udara tahun 2018 yang akan memfasilitasi subsidi distribusi barang di Bumi Benuanta – Sebutan Kaltara, terletak di titik Long Bawan di Kabupaten Nunukan dan Long Apung di Kabupaten Malinau.
Lanjutnya, kedua titik tersebut akan dilayani jembatan udara dengan intensitas satu kali kegiatan setiap minggunya. Dimana titik awal keberangkatan barang tersebut dari Kota Tarakan. Adapun dari sisi mata anggaran yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini, Yani – sapaan akrabnya menuturkan sebesar Rp5 miliar untuk jangka waktu satu tahun.
“Jembatan udara yang direalisasikan tahun ini, berfungsi untuk mendukung distribusi sembako dari Tarakan ke Long Bawan dan Tarakan ke Long Apung. Sehingga harga yang di sana bisa sama dengan di kota,” terang Yani saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (14/2).
Dari sisi kuantitas, Yani mengaku armada jembatan udara memiliki kapasitas angkut sebesar 1,3 ton dalam setiap penerbangan. Yani menilai kuantitas tersebut dapat mengoptimalkan subsidi distribusi barang dari Subsidi Ongkos Angkut (SOA) dan Tol Laut yang terlebih dulu dimulai.
Mengenai realisasi sendiri, Yani menjelaskan untuk tahap lelang berada di ranah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Adapun selain proses tersebut, realisasi distribusi juga masih menunggu diserahkannya daftar penyalur barang yang bertanggung jawab di titik pendaratan dari Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.
“Untuk memulai distribusi barang ini masih menunggu informasi pihak penyalur barang yang ditunjuk Pemkab untuk bertanggung jawab. Kalau untuk lelangnya, langsung di Kementerian Perhubungan,” sebut Yani.
Pada kesempatan itu juga Yani menyampaikan, SOA barang sebesar Rp9 miliar yang dialokasikan tahun ini untuk transportasi udara, darat dan laut telah siap untuk dilaksanakan. Hal ini menyusul sudah ada kesepakatan antara pihak provinsi dan kabupaten perbatasan pada pertemuan kemarin (14/2).
“Alhamdulillah kita sudah mencapai satu kesepakatan untuk realisasi SOA dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kaltara. Target lelang dan berjalannya bantuan ini di Bulan Maret sesuai dengan arahan Bapak Gubernur,” tutup Yani.



Lazada Indonesia