Home » Advertorial » Jenjang SMK, Kaltara Peringkat II Nasional UNBK 100 Persen

Jenjang SMK, Kaltara Peringkat II Nasional UNBK 100 Persen

Jenjang SMK, Kaltara Peringkat II Nasional UNBK 100 Persen
PEDULI PENDIDIKAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala meninjau salah satu sekolah di Kaltara, belum lama ini.

JAKARTA – Dilatarbelakangi sejumlah permasalahan dalam persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2017/2018, baru-baru ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar rapat koordinasi membahas perihal tersebut di Gedung A Lantai 3 Kemendikbud, Jakarta.
Adapun sejumlah permasalahan yang dibahas, yakni masih adanya pendataan peserta UN yang belum selesai karena masalah Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada sekolah yang belum sinkron pada server PDUN dan BIOUN. Lalu, masih ada daerah yang belum mampu mengoptimalkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Di samping dua permasalahan itu, adapula apresiasi yang disampaikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud untuk Provinsi Kaltara. “Untuk UNBK, dari informasi Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Kaltara, Kepala Balitbang Kemendikbud (Totok Suprayitno) memberikan apresiasi tinggi. Lantaran, sebagai provinsi termuda di Indonesia sudah berhasil meningkatkan komitmennya untuk meningkatkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) dengan melaksanakan UNBK,” ucap Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Kamis (22/2).
Balitbang Kemendikbud menempatkan Provinsi Kaltara pada peringkat kedua nasional UNBK untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan prosentase 100 persen. Di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Kaltara menempati peringkat ketiga nasional UNBK dengan prosentase 100 persen. Dan, Kaltara juga menempati peringkat kelima nasional UNBK untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan prosentasi 84 persen.
“Kaltara meski masih muda terbukti mampu dan berhasil melakukan sharing facilities UNBK. Padahal kondisi wilayah atau geografisnya sangat sulit. Dan, yang lebih membanggakan lagi, Kepala Balitbang Kemendikbud juga meminta agar provinsi lain memberikan apresiasi dan perlu menjadikan strategi Provinsi Kaltara dalam mempersiapkan pelaksanaan kebijakan UNBK 100 persen sebagai contoh,” jelas Irianto.
Apresiasi lain juga disematkan oleh Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi terhadap performa Kaltara dalam persiapan pelaksanaan UN 2017/2018. “Informasi dari Disdikbud, Kepala BSNP meminta agar Kaltara dijadikan best practice tentang bagaimana memilih kebijakan dan program yang jelas untuk memberikan dorongan yang kuat kepada seluruh stakeholder, khususnya sekolah bahwa UNBK dapat meningkatkan kejujuran dan kredibilitas,” ungkap Gubernur. 



Lazada Indonesia