Home » Utama » Stakholder Mesti Dilibatkan Kelola TNKM

Stakholder Mesti Dilibatkan Kelola TNKM

Stakholder Mesti  Dilibatkan Kelola TNKM
DISKUSI : Ketua Balai TNKM Malinau Johnny mengajak stakeholder terkait berdiskusi tentang pengelolaan TNKM mendatang.

MALINAU – Untuk meningkatkan pengelolaan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kabupaten Malinau, maka diperlukan sinergitas kuat untuk menjaganya.
Hal itu diungkapkan, Kepala Balai TNKM Malinau, Johnny Lagawurin kepada Koran Kaltara saat ditemui di salah satu cafe Jalan Tanjung Lapang, Kabupaten Malinau, Kamis (8/3) sore.
Selama ini, kata dia, belum ada pertemuan antar lembaga, baik dari Pemerintah Daerah, instansi vertikal maupun LSM peduli lingkungan yang membahas secara khusus pengelolaan TNKM tersebut.
“Maka dari itu, saya memprakarsai pertemuan ini, agar kedepan ada satu konsep atau ada hal yang diperbuat dalam pengelolaan TNKM ini,” ungkapnya.
Menurut dia, Balai TNKM merupakan salah satu bagian dari Kabupaten Malinau. Dan, notabenenya memiliki hutan lindung, produksi maupun hutan adat dan lain sebagainya.
“Apalagi Pemda telah mendeklarasikan sebagai kabupaten konservasi. Maka dari itu, perlu ada komunikasi yang baik dari semua pihak untuk menyusun konsep terhadap lingkungan,” katanya.
Dia menyampaikan, pengelolaan TNKM tidak dapat dijalankan sendiri. Sebab, harus memerlukan lembaga lainnya. “Jadi, tidak bisa jalan sendiri. Harus lintas instansi. Termasuk juga masyarakat adat, karena mereka yang berada di dalam hutan itu,” ungkapnya.
Apalagi kata dia, di dalam TNKM terdapat flora dan fauna yang mampu menjadi eko wisata tersendiri. Ditambah lagi, keberadaan populasi hewan yang memang harus dijaga dan tetap dilestarikan.
“Karena itu memang perlu banyak membangun komunikasi. Terutama para masyarakat adat yang bermukim di wilayah TNKM ini,” jelasnya.
Ia berharap kedepannya melalui diskusi dan pertemuan ini akan memunculkan satu format terbaik dalam pengembangan dan pengelolaan TNKM. “Ya, bagaimana ke depannya bisa melibatkan masyarakat adat yang memiliki kearifan lokal dan peradabannya yang telah menjaga hutan sekian lamanya,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia