Home » Utama » Dewan Soroti Jalan Rusak

Dewan Soroti Jalan Rusak

TANA TIDUNG- Anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura, Yandi, Kamis (8/3) lalu, pada Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terkait delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif pemerintah daerah, menyoroti akses jalan umum terutama dari kawasan Kecamatan Sesayap menuju Kecamatan Sesayap Hilir yang mengalami rusak berat.
“Jalan-jalan dari Kecamatan Sesayap menuju Kecamatan Sesayap Hilir banyak sisi-sisi jalan yang mengalami kerusakan sehingga perlu menjadi perhatian agar dapat dibenahi segera supaya masyarakat yang melakukan aktivitas disana bisa kembali normal dan tidak mengalami kendala atau hambatan sama sekali,” kata Yandi.
Dikatakan, akses jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat desa dan kecamatan yang ada begitu pula masyarakat yang ada di kecamatan lainnya di Kabupaten Tana Tidung (KTT) ini baik untuk menjalin silaturahim, membuka peluang ekonomi serta usaha bagi masyarakat juga menjadi jalan bagi masyarakat mencari penghidupan terutama petani, peternak maupun nelayan, jalan rusak di kawasan ini sangat rawan terjadinya kecelakaan.
“Jalan di dua kecamatan ini tidak maksimal oleh penerangan lampu jalan terutama di malam hari, kalau masyarakat yang melintas tidak berhati-hati maka ada saja kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang mengalami celaka, jalan berlubang, bahkan ada sisa penggalian pekerjaan yang tidak ditutup kembali, ini tentunya sangat membahayakan, siang hari mungkin masih terlihat tapi siapa yang bisa menjamin jika pada malam hari,” ujarnya.
Jalan yang menghubungkan dari Kecamatan Sesayap menuju Kecamatan Sesayap Hilir bisa dilalui melalui dua jalur, jalur lama dan jalur penghubung empat kecamatan dari Kecamatan Sesayap, Muruk Rian, Betayau menuju Kecamatan Sesayap Hilir, kedua jalur ini kurang lebih sama rusaknya sehingga DPRD menilai bahwa pembenahan dan pembangunan jalan ini sangat mendesak untuk dilakukan khususnya di Tahun 2018 ini supaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai dengan baik.
Jalur lama menghubungkan dua kecamatan ini dilintasi sekitar 14 Kilometer (Km) maupun jalur penghubung yang jauh lebih cepat akan tetapi dengan rusaknya jalan yang penuh lubang besar ini menghambat perjalanan masyarakat, jalan berlubang akan semakin terlihat rusak ketika musim penghujan datang dimana lubang-lubang jalan tersebut akan tergenang air sehingga kendaraan melintas dengan sangat hati-hati.
“Tidak sedikit kendaraan yang jatuh Karena licin dan lubang yang sulit dihindari ketika musim hujan tiba, akan tetapi saat musim panas yang dikhawatirkan jalan lubang tidak terlihat dengan baik oleh kendaraan saat dimalam hari, diharapkan pembenahan dan pembangunan jalan ini segera dilakukan dan kedepannya dilakukan pengawasan intensif supaya jalan ini bisa bertahan lama nantinya, tidak cepat rusak,” pintanya. 



Lazada Indonesia