Home » Utama » Ini Program Pemberdayaan Masyarakat

Ini Program Pemberdayaan Masyarakat

Ini Program Pemberdayaan Masyarakat
Program unggulan dijalankan oleh Bagian Perikanan, Kelautan dengan tujuan memberdayakan masyarakat. Tampak Foto salah satu penggarapan mina padi di Desa Tideng Pale Timur dan Desa Tideng Pale Seberang di Kecamatan Sesayap.

TANA TIDUNG- Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan melalui Bidang Perikanan, Kelautan melakukan berbagai program yang mengarah pada pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat, diantaranya penggarapan mina padi, sarang burung wallet hingga penanaman buah-buahan dengan memanfaatkan lahan swadaya masyarakat yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) maupun perikanan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perikanan, Kelautan pada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Rudi pada Sabtu (10/3) lalu dimana pihaknya untuk tahun 2018 ini mengerjakan berbagai program unggulan perikanan sekaligus dengan tujuan agar memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan diri supaya lebih mandiri, imbas program yang membantu masyarakat ini telah dilakukan selama kurun waktu tiga tahun terakhir ini akan tetapi di tahun ini pihaknya melanjutkan kembali.
“Dengan penggunaan dana dari APBN, kami melanjutkan program perikanan mulai dari pengembangan mina padi, wallet, kolam ikan air tawar sampai buah-buahan yang menghasilkan dan bernilai tinggi dilakukan bersama masyarakat supaya masyarakat yang ada ini bisa meningkatkan ekonomi dan lebih mandiri lagi kedepannya,” harapnya.
Program ini sendiri diterapkan pada tiga desa di Kecamatan Sesayap seperti Desa Tideng Pale Timur dan Desa Tideng Pale seberang, hal ini dilakukan mengingat rata-rata masyarakat memiliki lahan yang luas, subur akan tetapi tidak dikelola maksimal sehingga dengan bantuan pemerintah melalui pihaknya lahan akan disulap menjadi produktif dan secara tidak langsung akan meningkatkan hasil produk lokal.
“Kita kebut beragam program di tahun 2018 ini karena kita melihat masyarakat belum maksimal menggarap lahan sehingga hal ini yang perlu di tumbuh kembangkan supaya ada motivasi lebih bagi masyarakat untuk terus melakukannya, dengan mina padi, integrasi ikan, wallet yang saat ini banyak dikembangkan termasuk buah-buahan kita berikan yang unggul supaya hasil panen tidak setengah-setengah dan masyarakat bisa mandiri karenanya,” ungkapnya.
Untuk mina padi sendiri bibit unggul diutamakan dengan pengairan yang tidak memakan biaya besar, penempatan strategis sehingga kemungkinan gagal karena hama tanaman sangat kecil, artinya hasil panen akan ditargetkan melimpah, produksi ikan air tawar disiapkan bibit ikan seperti nila, dan ikan air tawar lainnya bernilai jual tinggi dengan rata-rata luasan kolam 20 kali 30 meter persegi, pendampingan dari pihaknya agar penggarap memahami strategi pengelolaan yang benar selalu stand by, hal ini tentunya dengan subsidi dari pemerintah akan memaksimalkan hasil lokal.
“Kita pastikan setahun kedepan sudah ada hasil positif, hasil lokal dapat ditingkatkan selain itu harga pasaran dapat lebih ditekan mengingat selama ini masyarakat terbebani dengan harga pasaran yang cukup tinggi sementara tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan yang mereka peroleh,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia