Home » Planet Football » Giallorossi Harus Ubah Mental

Giallorossi Harus Ubah Mental

Giallorossi  Harus Ubah Mental
TAMPIL MENYERANG: Penyerang muda AS Roma Cengiz Under (kanan), golnya di leg pertama lalu bisa memberikan keuntungan kepada Giallorossi saat leg kedua berlangsung di Olimpico.

ROMA – AS Roma harus berjuang ekstra keras pada pertemuan kedua Rabu (14/3) dinihari nanti karena diwajibkan membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-2 dari lawan mereka, Shakhtar Donetsk, pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions tiga pekan lalu di Metalist Stadium, Kharkiv, Ukraina.
Deficit gol membuat Giallorossi sejatinya hanya perlu satu gol untuk lolos ke perempatfinal atau babak 8 Besar karena mengantongi keuntungan satu gol tandang. Namun sangat riskan, mengingat Donetks pernah menorehkan catatan negative saat bermain di Estadio Olimpico. Musim 2010-2011, sang lawan berhasil menang 2-3 dan menang lagi di Donbass Arena, Ukraina tiga gol tanpa balas. Wajar kalau Eusebio di Francesco harus mewaspadai sang tamu pada leg kedua nanti. “Masalah dalam tim ini hanyalah mental. Kami harus mengubahnya menjadi keberanian,” tegas Eusebio Di Francesco.
“Kami harus kembali mengontrol permainan dan boleh mengubahnya sampai wasit meniup peluit panjang. Supporter kami tak boleh lagi mereka kecewa melihat performa tim kesayangan mereka di lapangan,” imbuh kapten tim Daniele De Rossi. “Akan sangat memalukan kalau kami harus tersingkir saat kesempatan untuk lolos terbuka lebar. Yang penting sekarang adalah berjuang sepanjang pertandingan, selama 90 menit untuk membalikkan keadaan,” sebutnya lagi.
Penampilan menawan dari Cengiz Under, pemain muda asal Turki, yang terus mencetak gol untuk Roma memberi harapan besar bagi tuan rumah untuk menggenggam tiket ke 8 Besar. Didukung Diego Perotti dan Edin Dzeko, Under bisa jadi pemain yang bakal diwaspadai Donetks. “Kami masih teringat bagaimana kiper Roma Alisson melakukan banyak penyelamatan disaat kami seharusnya bisa unggul lebih dari dua gol. Alisson bisa kembali menghadirkan kesulitan untuk kami di Olimpico nanti,” kata Paulo Fonseca, arsitek Donetks.
Fonseca berharap Facundo Ferreyra dan Fred, dua pencetak gol untuk Donetsk di leg pertama lalu, tak frustasi andai Alisson kembali tampil ciamik. “Yang perlu kami lakukan adalah terus menyerang seperti di leg pertama lalu,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia