Home » Headline » Bulungan Surplus Beras 20 Ton per tahun

Bulungan Surplus Beras 20 Ton per tahun

TANJUNG SELOR - Produksi beras di Bulungan hingga saat ini diyakini surplus. Sebab dari jumlah penduduk dan ketersediaan beras, dipastikan berlebih. Namun begitu, tak dipungkiri sampai saat ini Bulungan selain mengandalkan beras lokal juga masih menerima beras dari luar daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bulungan M.Iqbal mengatakan, pemenuhan pangan khususnya beras, Bulungan sebenarnya mampu memenuhinya secara mandiri. Namun demikian, berkaitan dengan selera konsumen tentunya tak bisa dipaksakan harus memilih beras asli Bulungan.
“Kalau hanya untuk padi atau beras Bulungan ini sebenarnya kita sudah surplus. Bahkan dari hitung-hitungan data yang ada, produksi beras kita bisa mencapai sekitar 40-50 ton per tahun. Dibanding dengan jumlah penduduk yang menkonsumsi diperkirakan beras kita surplus sekitar 20 ton tiap tahunnya,” ujarnya.
Dikatakannya, dari sekitar 17 hektare lahan pertanian seperti untuk pangan saat ini, 11 ribu hektare di antaranya merupakan penghasil padi, dengan rata-rata panen dua kali dalam setahun. “Kawasan 11 hektare itu, panennya rata-rata bisa menghasilkan sekitar 3,5 ton per hektare. Kalau dirata-ratakan itu tadi dapatnya bisa 40-50 ton per tahun. Dan itu jika dibandingkan dengan jumlah penduduk sekitar 250 ribu jiwa, dalam setahun hanya menghabiskan sekitar 30 ton beras,” jelasnya.
Akan tetapi lagi-lagi dikatakannya, kondisi selama ini masih sering dipertanyakan kemana hasil padi yang ada di Bulungan. Mengapa masih banyak beras dari luar yang mendominasi di pasar, menurutnya hal itu perlu ada sinergi semua pihak untuk mempromosiokan beras lokal yang diyakininya tak kalah bersaing dari segi kualitas. Hanya saja masih kurang di kemasan sehingga kurang menarik.
“Sebenarnya Tarakan dan Berau itu paling sering dan peminat beras kita, karena masih dianggap original tanpa pemutih dan lain sebagainya. Namun demikian, dalam hal ini kami juga hanya sebatas memastikan pangan Bulungan mumpuni terutama untuk beras,” pungkasya. 



Lazada Indonesia