Home » Akademika » 6 Politeknik Dapat Hibah Peralatan Pendidikan

6 Politeknik Dapat Hibah Peralatan Pendidikan

6 Politeknik Dapat  Hibah Peralatan Pendidikan
Intan Ahmad

JAKARTA- Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyerahkan hibah peralatan penunjang pendidikan kepada enam politeknik swasta di Tanah Air. Penyerahan hibah aset ini diharapkan dapat menjadi stimulus dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang lebih berkualitas di kampus masing-masing agar dapat menghasilkan lebih banyak lagi tenaga kerja terampil dan kompetitif serta pengusaha muda.
Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad, di Jakarta, Senin (12/3), menjelaskan politeknik swasta yang mendapat hibah adalah Politeknik Caltex Riau, Politeknik Atmi Surakarta, Politeknik LPP Yogyakarta, Politeknik Mekatronika Sanata Dharma, dan Politeknik Perdamaian Halmahera.
Sumber dana aset tersebut berasal dari Asian Development Bank (ADB) melalui proyek pengembangan pendidikan politeknik atau Polytechnic Education Development Project. “Lulusan politeknik yang terampil dan kompetitif yang dibutuhkan bagi pembangunan ekonomi Indonesia sekaligus dalam rangka menekan angka pengangguran dan ketidakstabilan ekonomi,” katanya.
Hibah peralatan berupa aset peralatan dan perlengkapan laboratorium atau bengkel, peralatan IT multimedia, renovasi laboratorium, penunjang pembelajaran, dan lainnya. “Kami berharap semua peralatan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung optimalisasi kegiatan pendidikan di kampus,” ujarnya.
Intan menjelaskan politeknik harus disiapkan memiliki sistem pembelajaran yang kuat dalam pembentukan karakter dan profesionalisme, dilengkapi dengan peralatan pendukung yang memadai, juga tenaga pengajar yang mampu membimbing mahasiswa menjadi terampil melalui proses pembelajaran dengan media yang efektif sehingga akan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Tanah Air.
Penyerahan hibah aset tersebut diselenggarakan di Politeknik Pos Bandung. Acara penyerahan tersebut dihadiri Manajer Proyek PEDP, perwakilan dari Asian Development Bank serta pimpinan enam politeknik swasta penerima hibah.
Sebelumnya, Menristekdikti, Mohamad Nasir, mengatakan bahwa Kemristekdikti akan membuka politeknik dan program studi khusus untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. 



Lazada Indonesia