Home » Utama » Tiga Pencuri dan Dua Penadah Diringkus Polisi

Tiga Pencuri dan Dua Penadah Diringkus Polisi

Tiga Pencuri dan Dua Penadah Diringkus Polisi
DIRINGKUS : Pelaku pencurian beserta dua orang penadah yang berhasil ditangkap polisi.

NUNUKAN - Setelah lama diburu, tiga remaja dan dua orang penadah barang curian akhirnya dibekuk Unit Pidum Subnit Jatanras Sat Reskrim Res Nunukan, Selasa (13/3).
Kasus pertama, aduan laporan pencurian masuk tanggal 22 Januari lalu. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Angkasa Gang Borneo, Kelurahan Nunukan Tengah. Dan, korbannya adalah oknum polisi berinisial Bripda SR.
Kedua, laporan aduan tanggal 24 Januari di Jalan Angkasa, Gang Borneo, Nunukan Tengah. Korbannya juga oknum polisi Bripda CS. Ketiga, laporan kasus pencurian masuk tanggal 27 Januari di Gang Borneo. Lagi-lagi, korbannya oknum polisi berinisial Bripda RB.
Kemudian, pada Desember tahun lalu, di Jalan Angkasa telah terjadi juga kasus pencurian. Dan, korbannya seorang pria swasta berinisial RS.
Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi mengatakan, semua laporan diadukan oleh korban di Polsek Kota Nunukan.
Rata-rata korban melapor kehilangan ponsel milik. Dan, barang bukti yang telah diamankan, 2 unit HP Pppo A57, 1 unit HP Xiaomi, 1 unit HP Asus, 1 unit HP Samsung, 1 buah chasing warna pink, 1 buah chasing warna hitam.
“Pelakunya rata rata masih usia remaja. Pelaku pertama berinisial SR (17), warga Jalan P Antasari, Nunukan Tengah. Pelaku kedua berinisial SH (17) warga J P Antasari, Nunukan Tengah. Dan, pelaku ketiga berinisial YH (17) warga Jl P Antasari, Nunukan Tengah. Ketiga pelaku ini turut serta dalam pencurian. Mereka saling bekerjasama," terangnya kepada Koran Kaltara, Selasa (13/3).
Sedangkan dua orang penadah, kata dia, usianya juga masih remaja. Yaitu, FT (19) dan GD (18). Keduanya meruakan warga Jl P Antasari, Nunukan Tengah.
"Semua sudah kita amankan, termasuk mengamankan barang buktinya,” tambahnya.
Menurut dia, pelaku melakukan aksi pencurian pada malam hari, dengan cara berkeliling di seputaran Jalan Angkasa dan Jalan Angkasa Gang Borneo Nunukan. "Nah, ketika mendapati rumah yang pintunya tidak terkunci atau jendelanya terbuka, kemudian tersangka masuk dan mengambil barang-barang berharga milik korban. Selanjutnya barang-barang hasil kejahatan dijual kepada siapa saja yg bersedia membelinya," ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu memeriksa keamanan rumahnya. "Kalau memang mau keluar rumah, pastikan pintunya terkunci. Kalau memang sedang berada di rumah juga pastikan pintu dan jendela sudah akan dari pencuri," tandas dia.



Lazada Indonesia