Home » Utama » Penyidik Beri Sinyal akan Periksa Kepala KSOP

Penyidik Beri Sinyal akan Periksa Kepala KSOP

Penyidik Beri Sinyal akan Periksa Kepala KSOP
KAPOLRES – Bulungan AKBP Muhammad Fachry, saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (13/3).

TANJUNG SELOR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bulungan, melalui tim penyidik terus melakukan pemeriksaan secara instensif terhadap S, seorang oknum pegawai Kantor Sahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bunyu yang tertangkap tangan menerima suap. Ada kemungkinan polisi akan memeriksa Kepala KSOP Kelas III Bunyu, selaku atasan tersangka.
Seperti diketahui polisi melalui Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah satu oknum pegawai KSOP Kelas III Bunyu, Kabupaten Bulungan. Pelaku yang merupakan oknum pegawai KSOP itu berinisial S berhasil ditangkap pada (23/2) bulan lalu. Sebagaimana yang dibeberkan kepolisian, barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang tunai sebesar Rp47.400.000.
Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengatakan, pihaknya terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. Yang terpenting adalah, bagaimana pihaknya dapat menemukan alat bukti terhadap kasus yang melibatkan oknum pegawai itu. “Sekarang kita intens komunikasi dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum). Yang kita butuhkan adalah dua alat bukti,” ungkapnya, Selasa (13/3).
Dikonfirmasi terkait pemeriksaan Kepala KSOP Kelas III Bunyu, Kapolres mengatakan hal tersebut tergantung perkembangan penyidikan. Menurutnya, jika dibutuhkan, ada kemungkinan yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi. “Ada kemungkinan pemeriksaan kepala (KSOP). Misalnya akan dimintai saksi tapi itu akan dilihat dari hasil penyidikan. Tapi bisa jadi (tidak) kalau sudah cukup bukti. Ngapain lagi (pemeriksaan Kepala KSOP sebagai saksi),” ungkapnya.
Ditegaskan, pihaknya akan benar-benar menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Proses penyidikan masih terus berlanjut sampai saat ini, dan ia meminta agar pengungkapannya bisa segera tuntas. “Kalau ada perkembangan akan kita kabari. Yang penting pengungkapan kasus ini benar-benar klir dan sesuai dengan aturan,” tegas kapolres.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, OTT yang dilakukan polisi berawal dari adanya laporan kepada pihak kepolisian mengenai adanya dugaan pungli (pungutan liar) yang dilakukan di kantor KSOP Kelas III Bunyu. Modus kasus itu, adalah tersangka S melakukan upaya untuk pembayaran untuk mempercepat penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).
Kronologis penangkapan pada saat hari Selasa (20/2) sekitar pukul 09.00 Wita, Tim Saber Pungli Polres Bulungan mendapatkan laporan adanya Pungli yang dilakukan di KSOP Kelas III Bunyu. Setelah itu, selama 3 hari Tim Saber Pungli melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus tersebut. Pada akhirnya, 23 Februari 2018 sekitar pukul 12.00 Wita, Tim Saber Pungli Polres Bulungan melakukan penggerebekan dan akhirnya mendapatkan salah satu pegawai sedang melakukan Pungli terhadap Agen Pelayaran PT. Bahari Eka Nusantara. 



Lazada Indonesia