Home » Utama » Naik Pesawat, Penumpang Dilarang Bawa Powerbank

Naik Pesawat, Penumpang Dilarang Bawa Powerbank

TANJUNG SELOR - Kementerian Perhubungan telah menerbitkan surat edaran terkait larangan bagi penumpang pesawat membawa powerbank dan baterai lithium selama perjalanan di udara.
Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 015 Tahun 2018 yang ditetapkan pada 9 Maret lalu. Larangan dibrlakukan, karena berpotensi resiko bahaya meledak yang terjadi dan keselamatan saat penerbangan.
Adanya surat edaran tersebut, diberlakukan di seluruh bandar udara seluruh Indonesia. Termasuk juga berlaku di Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor.
Sebagaimana dikatakan oleh Kasubsi Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Tanjung Harapan Robby Fajar Suryanegara, bahwa pihaknya akan menyikapi adanya surat edaran Kemenhub itu. Untuk bisa diterapkan bagi penumpang yang berangkat menggunakan pesawat.
“Intinya kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang, saat proses check-in dan sebelum masuk ke pesawat,” katanya, Selasa (13/3).
Dia menegaskan, adanya surat edaran tersebut, hal itu sangat membantu pihaknya. Dimana masyarakat dapat memahami adanya larangan ini, karena selama ini powerbank masih bebas dibawa ke dalam pesawat. Meskipun demikian, larangan tersebut masih ada ketentuan yang diperbolehkan dan tidak, dengan menyesuaikan daya yang terdapat di powerbank. “Jadi powerbank memiliki daya diatas 2.700 wh (watt-hour) dilarang. Apabila ada maka barangnya tak diperkenankan dibawa,” jelasnya.
Selain itu, adanya larangan membawa powerbank pun sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 80 Tahun 2017, tentang keamanan penerbangan nasional. Sebelum adanya surat edaran tersebut pihak bandara telah melarang penumpang membawa barang yang dapat membahayakan selama penerbangan.
“Kamipun akan memberikan pemahaman terhadap penumpang dengan mengacu pada surat edaran ini. Karena masih ada saja ditemukan beberapa barang penumpang yang dilarang untuk dibawa. Hal itu bisa dimaklumi, karena sebagian penumpang belum faham adanya aturan larangan tersebut,” bebernya. 



Lazada Indonesia