Home » Utama » Perusahaan Kelapa Sawit Diminta Segera Realisasikan Plasma

Perusahaan Kelapa Sawit Diminta Segera Realisasikan Plasma

Perusahaan Kelapa Sawit Diminta Segera Realisasikan Plasma
PLASMA – Progres realisasi plasma oleh perusahaan terus didorong. Belum lama ini, Wabup Bulungan Ingkong Ala, melakukan pertemuan membahas plasma dengan perusahaan.

TANJUNG SELOR – Keberadaan puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan lahan ribuan hektare (Ha) di Kabupaten Bulungan, hingga saat ini belum semuanya merealisasikan plasmanya. Padahal sesuai aturan, menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk menyediakan 20 persen dari luasan kebun intinya kepada masyarakat, dalam bentuk kebun kemitraan atau plasma.
Sesuai data di Dinas Pertanian Bulungan 2017 lalu, dari 26 perusahaan perkebunan yang tercatat, baru ada dua yang telah merealisasikan program plasma. Untuk itu, hingga saat ini Pemkab Bulungan terus mendorong realisasi kebun plasma untuk masyarakat.
Belum lama ini Pemkab Bulungan melalui Wakil Bupati (Wabup) Ingkong Ala telah melakukan pertemuan dengan salah satu perusahaan sawit di Bulungan. Dengan pembahasan utamanya adalah berkaitan realisasi plasma.
“Seluruh perusahaan perkebunan memiliki kewajiban untuk memenuhi kebun plasma. Saat kita ada pertemuan itu juga penekanannya agar 20 persen terpenuhi. Meskipun masih kurang, dan itu kami harap perusahaan bisa menyikapinya sesegera mungkin,” ujarnya.
Sejauh ini, lanjutnya, seperti PT. Citra Sawit Lestari (CSL) sudah tak ada masalah. Sementara untuk PT. DIL masih perlu dimaksimalkan, dan perlu ditelusuri lebih lanjut.
“Nah, itu dari luasan kebun potensial yang digarap mereka sekitar 4.930 hektare. Jika dihitung-hitung 20 persen untuk plasma belum terpenuhi. Jadi dibagi melalui koperasi yang ada harusnya bisa dapat 1 hektare, sementara masyarakat hanya dapat setengah hektare. Itu perlu ditelusuri lebih lanjut,” kata Ingkong.
Dirinya juga berharap, jika ada lahan tidur milik masyarakat, nantinya juga dilepaskan. Namun tentunya melalui proses yang sesuai dengan ketentuan, dan perusahaan juga harus mengupayakannya.
“Jadi untuk penekanan realisasi plasma itu untuk semua perusahaan perkebunan yang ada di Bulungan. Sementara memang tidak ada yang plasmanya nol, dan katanya semua masih berproses,” sebutnya.
Sejauh ini, imbuh wabup, Pemkab Bulungan juga terus mendorong progres realisasi sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi. Bahkan memantau perkembangan dan evaluasi secara berkala.



Lazada Indonesia