Home » Advertorial » Gubernur Teken MoU dengan Dragon Land

Gubernur Teken MoU dengan Dragon Land

Gubernur Teken MoU dengan Dragon Land
KERJA SAMA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Mr Lim Yong, Dirut PT Dragon Land menandatangani MoU tentang investasi pembangunan pelabuhan internasional, pengembangan kawasan industri dan pembangunan PLTU 1.000 MW di Provinsi Kaltara di Ruang Anggana Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Selasa (13/3).

SAMARINDA - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Mr Lim Yong, Direktur Utama PT Dragon Land menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang investasi pembangunan pelabuhan internasional, pengembangan kawasan industri dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1.000 Megawatt (MW) di Provinsi Kaltara di Ruang Anggana Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Selasa (13/3).
“Saya sebagai Gubernur Kaltara, berbahagia karena akhirnya kita menandatangani MoU yang cukup lama dibahas. Kenapa lama baru ditandatangani? Ini karena kita menempatkan Pemprov Kaltara dalam posisi sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Saya juga, selaku gubernur menempatkan diri sesuatu dalam koridor hukum yang mengikat sesuai kewenangan sebagai kepala daerah juga perwakilan pemerintah pusat di daerah,” kata Irianto.
Sebelum MoU ditandatangani, Gubernur memerintahkan agar dilakukan analisa hukum bekerjasama dengan pakar hukum dari Universitas Mulawarman Samarinda. “Tujuannya, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kedua, kita berupaya menjalin sinergi yang baik dengan Pemerintah Korea juga pengusaha di sana. Ditambah lagi, Mr Lim punya networking yang baik dengan Pemerintah Korea juga para pengusaha bonafid disana,” urai Gubernur.
Gubernur juga telah menunjuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Kaltara yang akan memberikan saran kepada Gubernur atas berbagai hal, baik saran internal maupun eksternal. “Jadi, semua kerja sama yang dibuat, baik dalam bentuk MoU maupun implementasinya, akan didampingi oleh tim tersebut. Sehingga tidak salah jalan,” papar Gubernur.
MoU dengan PT Dragon Land ini juga dibuat dalam jangka waktu 6 bulan. Ini agar memberikan kesempatan kepada Pemprov Kaltara untuk memastikan bahwa PT Dragon Land memang betul serius untuk menjalankan rencana kerja sama ini dalam bentuk implementasi yang nyata. “Mr Lim ini memiliki jaringan yang luas. Termasuk dengan Hyundai dan sejumlah perusahaan besar di Korea. Harapannya, akan memberikan manfaat dengan mendatangkan kelompok usaha di Korea untuk berinvestasi di Kaltara,” jelasnya. Diucapkan lagi oleh Gubernur, MoU akan berakhir saat kerja sama ini telah memasuki fase Bussines to Bussines (B to B). 



Lazada Indonesia