Home » Patroli » Wanita Cantik Diciduk Selundupkan Sekilo Sabu

Wanita Cantik Diciduk Selundupkan Sekilo Sabu

Wanita Cantik Diciduk  Selundupkan Sekilo Sabu
RA, wanita cantik asal Makassar saat keluar dari gedung keamanan Bandara Juwata Tarakan saat dibawa BNN Provinsi Kaltara untuk penyelidikan lebih lanjut. (Foto: Sahida/ Koran Kaltara)

TARAKAN – Langkah wanita cantik berinisial RA alias AM (27) menuju ruang tunggu keberangkatan Bandara Juwata, akhirnya terhenti oleh petugas Aviation Security (Avsec).
Petugas keamanan mendapati 1 kilogram Sabu Sabu, dalam barang bawaan RA. Barang haram tersebut terbagi di dua tempat, masing-masing 500 gram di dalam botol bedak dan 500 gram lagi di dalam plastik bekas tisu basah.
Kepala Bandara Juwata Tarakan, Elfi Amir menjelaskan, AM merupakan calon penumpang tujuan Makassar dengan maskapai penerbangan Lion Air yang sedianya berangkat pukul 11.45 WITA, Selasa (13/3) kemarin.
Namun, saat melewati SCP 2, sekira pukul 11.00 WITA usai melakukan check in, petugas curiga terhadap benda menyerupai kotak sabun di dalam botol bedak dan tisu basah di dalam tasnya. Saat dikeluarkan dan dipegang, bedak tersebut terasa berbeda dari biasanya, sehingga RA diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
“RA tidak mengakui, tas berisi Sabu ini miliknya, tapi punya orang. Tetapi kami menduga ia adalah salah satu pelaku,” ujarnya saat ditemui, Selasa (13/3) kemarin.
Berdasarkan keterangan petugas Avsec, kata Elfi, dari gelagat RA memang sudah mencurigakan. Sehingga, petugasnya yang sudah memiliki kemampuan profiling atau membaca sikap, bisa mendeteksi gelagat RA.
“Wanita ini cantik berjilbab, tutur bahasanya manis, santai, tidak grogi, tidak takut, tidak sedih dan seperti tidak terjadi apa-apa, saya melihat seperti sudah professional. Jadi, kita serahkan kepada pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti permasalahan ini,” katanya.
Ia juga menduga, RA sudah kerap kali meloloskan sabu melewati Bandara Juwata Tarakan, menggunakan modus memasukkan sabu ke dalam kotak bedak dan kotak bekas tisu.
Hasil pemeriksaan sementara, RA datang ke Tarakan Senin (12/3) siang dari Makassar dalam rangka mencari temannya untuk bisnis online di Tarakan. Tidak bisa menginap di hotel karena tidak membawa KTP, akhirnya ia menginap di rumah salah satu wanita yang ditemuinya di Tarakan.
“RA ini tidak membawa KTP, tapi ada di foto di dalam hp nya dan digunakan untuk check in. Tas koper, tas dua tas jinjing dan barang bukti sabu beserta RA sudah kita serahkan ke pihak berwajib,” tandasnya.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Tarakan, Kolonel Pnb Mochammad Arifin menambahkan, Tarakan termasuk 5 besar di Indonesia yang menjadi wilayah terbesar peredaran Sabu. Ia meminta aparat bisa bekerja sama mencegah keluar masuknya Sabu terutama di Bandara Juwata Tarakan.
“Kami bantu pengamanan Bandara, sekitar 10 personel dalam Avsec,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltara Brigjend Ery Nursatari juga mengakui bahwa untuk pengungkapan kasus Sabu tidak bisa sendirian. “Siapapun yang bisa mengungkap, akan kita bantu. Seperti kasus ini, akan kita kembangkan bersama Polres Tarakan dan aparat di wilayah lain,” tandasnya.
Wanita cantik ini pun terancam hukuman maksimal 20 tahun hingga seumur hidup sesuai pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Nanti akan kita timbang lagi barang bukti sabunya, tapi sabunya juga sudah melebihi 5 gram,” tutupnya. 



Lazada Indonesia