Home » Advertorial » 10 Calon Anggota KIP Sudah Ditetapkan

10 Calon Anggota KIP Sudah Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Komisi I DPRD Kaltara telah mengantongi 10 nama calon anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kalimantan Utara (Kaltara). 10 calon tersebut direkomendasikan oleh Panitia Pelaksana (Pansel) yang dibentuk oleh Pemprov Kaltara, dan nantinya akan diseleksi lagi menjadi lima orang.
Wakil Ketua I DPRD Kaltara, Abdul Djalil Fatah mengatakan, pembentukan KIP tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Informasi (KI) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota KI.
“Ada 10 nama yang sudah diserahkan kepada pihak kami. Dari 10 nama itu, akan diranking menjadi lima nama yang ditetapkan sebagai anggota KIP. Tapi kalau kelima nama yang sudah ditetapkan itu berhalangan, maka akan digantikan yang sisanya, dengan melihat hasil uji kepatutan dan kelayakannya,” katanya.
Dalam menentukan nama-nama calon anggota KIP Kaltara, masukan dari seluruh lapisan masyarakat juga dibutuhkan. Dalam hal ini, kata dia, masukan dari masyarakat dapat disampaikan langsung ke pihak Komisi I DPRD Kaltara, baik itu melalui surat maupun email DPRD Kaltara di Setdprdkaltara@gmail.com.
“Untuk menetapkan semua anggota KIP itu, kita akan melakukan uji kepatutan dan dan kelayakannya. dan termasuk juga masukan dari masyarakat agar dapat menghasilkan anggota KIP yang sesuai kita harapkan nantinya,”ujarnya.
Ia memuji langkah cepat Pemprov Kaltara dalam pembentukan KIP Kaltara. Sebab banyak provinsi yang sudah cukup lama berdiri, hingga kini belum mengajukan usulan pembentukan KI.
“Kita cukup berikan apresiasi lah dengan prestasi ini. Walaupun provinsi kita ini baru berjalan 5 tahun efekif, tapi kita sudah bisa melahirkan satu keputusan kerja tentang terbentuknya anggota KIP Kaltara ini. Karena beberapa daerah di Indonesia masih belum mengajukan usulan pembentukan KIP ini,” ucapnya.
Sementara itu, ditambahkan Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Komarudin, bahwa Provinsi Kaltara merupakan salah daerah yang mendapatkan perhatian serius dan dorongan dari KI pusat.
“Tentu kita akan mempercepat untuk menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan itu. Sesuai dengan ketentuan, paling lambat 30 hari kerja sudah dapat selesai. Kita akan upayakan, awal bulan April nanti semua sudah selesai,”pungkasnya. 



Lazada Indonesia