Home » Politik » Walkout pada Pidato Jokowi, Elite PD Terancam Sanksi

Walkout pada Pidato Jokowi, Elite PD Terancam Sanksi

Walkout pada Pidato Jokowi,  Elite PD Terancam Sanksi
Hasil screenshot cuitan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, pada akun twitter pribadinya, @LawanPolitikJKW. (foto: ist/ net)

JAKARTA - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pamer dirinya walk out saat Presiden Joko Widodo hendak berpidato di Rapimnas PD pada Sabtu (10/3). PD akan menindak tegas Ferdinand.
“Saya akan minta Komisi Pengawas memanggil dan memeriksa yang bersangkutan,” kata Sekretaris Majelis Tinggi PD Amir Syamsuddin saat dihubungi wartawan, Selasa (13/3).
Menurut Amir, PD punya pedoman kode etik untuk kader dalam bersikap. Dia menyebut Komisi Pengawas PD akan menyelidiki apakah sikap Ferdinand melanggar pedoman itu. Jika iya, sanksi berat menanti Ferdinand.
“Kewenangan Komisi Pengawas yang akan menilai. Memang di kode etik itu mulai sanksi ringan dan yang terberat ada di sana,” tegas Amir.
Ferdinand diketahui walk out saat Jokowi hendak berpidato di rapimnas karena dia mengumbarnya di Twitter pribadinya, @LawanPolitikJKW. Dia mengaku tak ingin mendengarkan Jokowi.
“Pada saat beliau pidato, saya memilih keluar dari ruangan. Itu adalah ekspresi kekecewaan saya dengan beliau yang tidak memenuhi janji politiknya pada saat pilpres dulu,” kata Ferdinand dikutip Kompas, Senin (12/3).
Mantan relawan Jokowi di Bara JP ini menilai, banyak janji yang disampaikan Jokowi, tetapi tidak terealisasi sebagaimana mestinya. Misalnya, terkait utang luar negeri Indonesia yang kini membengkak.
“Beliau dulu menekankan akan menolak utang luar negeri, tapi sekarang utang kita makin menjadi-jadi,” kata dia.
Ferdinand mengatakan, saat melakukan aksi walkout itu, ia hanya sendirian dan tak ditemani kader Partai Demokrat lain. Menurut Ferdinand, sejumlah kader Partai Demokrat yang duduk di sampingnya justru menyarankan agar ia tidak meninggalkan ruangan.
“Tapi, daripada saya acungkan kartu kuning, kan, lebih tidak elok. Jadi lebih baik saya keluar, saya duduk di luar sampai selesai beliau pidato kemudian saya masuk kembali,” kata dia.
Ferdinand mengaku tidak takut ditegur oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait aksinya tersebut. Sebab, sampai saat ini juga belum ada keputusan resmi bahwa Partai Demokrat mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Oleh karena itu, setiap kader berhak untuk menyuarakan pendapatnya. 



Lazada Indonesia