Home » Headline » Kantor Polda Kaltara Butuh Waktu Tujuh Bulan

Kantor Polda Kaltara Butuh Waktu Tujuh Bulan

Kantor Polda Kaltara  Butuh Waktu Tujuh Bulan
MAPOLDA – Kantor Mapolda Kaltara yang akan ditempati ini, bakal direnovasi dengan waktu sekitar tujuh bulan.

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara secara definitif oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah ditetapkan. Sebagaimana yang tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/663/III/KEP/2018, Kapolda Kaltara pertama tersebut dijabat oleh Brigjen Polisi Indrajit yang sebelumnya menjabat Wakil Kapolda Jawa Tengah sedangkan Wakapolda dijabat oleh Kombes Polisi Zainal Arifin Paliwang.
Setelah penetapan pejabat nomor satu dan nomor dua di Polda Kaltara itu, selanjutnya adalah menyangkut keberadaan kantor. Sebelumnya, Kapolri Tito telah meninjau Kantor DPRD Bulungan di Desa Gunung Sari (Kilometer 9) sebagai kantor sementara Mapolda Kaltara. “Terdapat tiga bangunan di sana (rencana kantor sementara Mapolda Kaltara). Dari tiga bangunan itu, untuk tahap awal yang sisi sebelah kiri dulu yang dikerjakan untuk direnovasi dan informasinya sudah masuk tahap lelang. Penyelenggaraan kegiatannya kurang lebih tujuh bulan,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, Selasa (13/3).
Hasil komunikasi pihak kepolisian dengan Pemprov Kaltara, informasi yang diterima sekitar Rp20 miliar bantuan yang akan diberikan oleh pemda. Diungkapkan Kapolres, untuk sementara sebelum kantor Mapolda bisa difungsikan, kemungkinan Kapolda dan Wakapolda berkantor di Tarakan. “Soal kantor Mapolda selesai, bisa saja berkantor di Tarakan dulu. Tapi itu nanti dibahas lebih lanjut oleh Kapolda seperti apa,” tandasnya.
Ditanya soal pejabat lainnya, sebagaimana mekanisme di satuan bhayangkara, akan diisi langsung oleh Mabes Polri. Selain itu, sesuai pemaparan Kapolda Kaltim sebelumnya, Irjen Safaruddin, akan ada pula dari Polda Kaltim yang akan digeser. “Personel nanti akan di-drop (diisi). Selain pejabat akan ditetapkan Kapolri untuk personel lainnya, juga dari Polda Kaltim. Dari hasil papapran lalu, kurang lebih 873 seluruhnya termasuk Brimob juga,” bebernya.
Sementara itu, dikonfirmasi soal bantuan dari pemprov, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltara, Sanusi mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak polda. Bantuan dengan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk Mapolda Kaltara juga harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemprov. Namun yang tak kalah penting, pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak Polda untuk sharing anggaran agar lebih efektif.
“Artinya apa saja yang dianggarkan tahun ini oleh Polda Kaltara, maka pemprov tidak masuk kesana. Sehingga percepatan kesiapan kantor sementara Polda Kaltara di Tanjung Selor bisa lebih efisien dan lebih maksimal,” terangnya. 



Lazada Indonesia