Home » Worldsport » Asa Terkubur di Old Trafford

Asa Terkubur di Old Trafford

Asa Terkubur di Old Trafford
Dailymail TAK TERBENDUNG: Kepiawaian David De Gea tak terlihat pada leg kedua melawan Sevilla. Dua kali gawangnya jebol yang memupuskan asa lolos ke perempatfinal Liga Champions.

MANCHESTER – Manchester United boleh saja bangga menahan imbang Sevilla pada leg pertama 16 Besar Liga Champions tiga pekan lalu di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, namun mereka tak boleh melupakan kalau wakil Spanyol itu adalah kampiun lima kali Liga Eropa.
Berbekal trofi di kasta kedua kompetisi antarklub Eropa tersebut yang membuat Los Rojiblancos memiliki mental sebagai juara, leg kedua di Old Trafford pun jadi petaka bagi United. Secara menyakitkan Setan Merah yang ditangani pelatih Jose Mourinho tersingkir dari persaingan menuju perempatfinal usai kalah 1-2 dari Sevilla Rabu (14/3) dinihari kemarin.
Berkat kemenangan itu, Sevilla lolos dengan keunggulan agregat 2-1 sekaligus mengubur asa United. Wissam Ben Yedder menjadi pahlawan Sevilla karena memborong dua gol tim tamu di menit ke-74 dan 78 padahal baru masuk menit ke-72 sebagai pemain pengganti. Satu gol balasan United dicetak oleh Romelu Lukaku di menit ke-84.
Sevilla menjadi wakil Spanyol kedua yang menembus perempatfinal setelah juara bertahan Real Madrid. Sementara United menjadi wakil Inggris kedua yang tersingkir setelah Tottenham Hotspur. “Saya pikir performa kami tidak buruk. Saya melakukan yang terbaik, para pemain melakukan yang terbaik. Kami sudah berusaha, kami kalah, dan itulah sepakbola,” ucap manajer United Jose Mourinho dalam wawancara dengan BBC usai laga.
“Kami punya peluang untuk mencetak gol dan di babak kedua kami juga punya peluang. Tapi, gol pertama akan selalu mengubah arah pertandingan. Kadang-kadang saya beruntung dengan pergantian pemain, tapi Vincenzo Montella membuat keputusan bagus dengan memasukkan Wissam Ben Yedder. Ketika mereka mencetak gol pertama, pertandingan jadi sepenuhnya berbeda,” kata manajer asal Portugal itu.
Pelatih Sevilla Vincenzo Montella menilai timnya layak mendapatkan kemenangan. “Saya sangat senang. Terima kasih kepada Presiden sudah memberi kesempatan untuk melatih tim ini dan fans atas dukungan yang tulus,” kata Montella. “Kami meningkat secara pesat dalam pertahanan dari laga terakhir kami. Kami tidak membuat kesalahan individu seperti yang kami lakukan saat menghadapi Valencia,” tambah eks pelatih AS Roma, Fiorentina, dan AC Milan itu.
Ini jadi kali pertama Sevilla tampil di babak perempatfinal Liga Champions/European Cup dalam 60 tahun. Terakhir kali mereka menjejak babak delapan besar kompetisi tertinggi antarklub Eropa adalah pada 1958. Demikian seperti dikutip dari Opta.
“Saya sangat, sangat senang, luar biasa kami bisa menang di stadion yang sangat spesial ini dan pertama kalinya dalam 60 tahun kami ada di perempatfinal Liga Champions,” ucap Montella. 



Lazada Indonesia