Home » Advertorial » 2017, Pembangunan 55 Jalan dan 2 Drainase Terealisasi

2017, Pembangunan 55 Jalan dan 2 Drainase Terealisasi

2017, Pembangunan 55 Jalan  dan 2 Drainase Terealisasi
PENGHUBUNG : Kondisi jalan Padaelao saat perbaikan di 2016. Kini, kondisinya berubah mencolok menjadi lebih mulus dan tak berdebu.

TANJUNG SELOR – Di usianya yang akan menginjak 5 tahun, begitu banyak hasil pembangunan yang direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Terutama sarana infrastruktur, dan selama ini sudah banyak yang dinikmati masyarakat.
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, gerak cepat yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus berlanjut. Dalam bidang infrastruktur misalnya. Pada 2017, Pemprov Kaltara telah merealisasikan 100 persen dari 55 kegiatan pembangunan infrastruktur jalan yang programkan melalui APBD Kaltara 2017. “Realisasi tahun 2017 sudah 100 persen. Sebagian lagi dilakukan secara bertahap, dan terus berlanjut. Pembangunan jalan baru dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) menuju Malinau misalnya. Pada 2017 itu sudah terealisasi sepanjang 1,8 kilometer dari total keseluruhan 5 kilometer,” ujar Gubernur.
Di Bulungan, disebutkan Irianto, pembangunan ruas jalan di wilayah itu terdapat 28 titik. Salah satunya, pembangunan ruas jalan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning dan Mangkupadi sudah dalam tahap pembukaan badan jalan. Titik ruas jalan yang dimaksud adalah di wilayah Pindada, Desa Mangkupadi.
Di samping itu, masih untuk mendukung percepatan KIPI, Pemprov juga membuka jalan dari jalan trans nasional menuju Tanjung Palas Timur sepanjang 3 kilometer dengan lebar jalan 30 meter. “Selain itu, pembangunan ruas jalan Sajau-Binai dibagi menjadi dua segmen. Lalu, ruas jalan Kampung Baru-Karang Tigau (batas Bulungan dan Berau), dua segmen,” jelasnya.
Sedangkan untuk pembangunan ringroad dan outer ringroad, sudah terealisasi pada 2017 berada di Kabupaten Bulungan, Malinau, Tarakan. “Pembangunan jalan lingkar itu ada di Pulau Bunyu. Selanjutnya outer ringroad itu untuk mendukung Kota Baru Mandiri (KBM) di Tanjung Selor. Untuk Kota Tarakan, ringroad terbagi jadi 2 segmen Juata Laut menuju Binalatung. Untuk tahun ini, 3 segmen lanjutan pembangunan ruas jalan yang baru dalam tahap proses lelang,” jelasnya.
Sepanjang 2017, kata Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPR-Perkim) Suheriyatna, pembangunan jalan yang paling banyak terealisasi pada wilayah perbatasan negara di Kabupaten Nunukan yang didanai pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Pemprov Kaltara. Seperti jalan di Long Rungan menuju Long Padi. Dari Long Padi ke Binuang, ruas jalan Long Layu ke Pa’ Upan ke Long Rungan. Long Midang menuju Long Bawan, batas negara Long Pasia, ruas jalan Long Bawan menuju Pa’Betung dan Pa’Pani.
Untuk tahun ini, lanjut Irianto, Pemprov kembali merencanakan pembangunan ruas jalan di 18 titik dan jembatan sebanyak 3 titik. Salah satunya, adalah studi kelayakan pembangunan konstruksi underpass pada ruas Jalan Aki Balak di Kota Tarakan. Sebab, landasan pacu Bandara Internasional Juwata Tarakan akan diperpanjang ke arah jalan yang kerap digunakan.



Lazada Indonesia