Home » Gaya Hidup » Filosofi Sepatu yang Bikin Kita Merenung

Filosofi Sepatu yang Bikin Kita Merenung

Filosofi Sepatu yang Bikin Kita Merenung

KITA adalah sepasang sepatu, selalu bersama tak bisa bersatu”. Petikan kalimat tersebut diambil dari lirik lagu Sepatu yang dipopulerkan oleh Tulus.

Disadari atau tidak, petikan lirik lagu dari Tulus itu memiliki filosofi mendalam tentang sepasang sepatu, yakni selalu bersama. Berikut beberapa filosofi yang bisa Anda temukan dalam sepasang sepatu.

  1. Berbeda dan saling melengkapi

Kalau Anda membeli sepatu, pasti dapat sepasang. Jika diperhatikan lebih jeli, maka kedua sepatu itu memiliki bentuk yang berbeda, yang paling mencolok adalah arahnya, satu ke kiri, satu ke kanan.

Perbedaan itu menjadikan sepasang sepatu lengkap. Bayangkan apa yang Anda rasakan bila memakai hanya sebelah sepatu atau sisi kiri dan kanan berbeda. Pasti rasanya tidak nyaman dan akan dianggap aneh oleh orang lain.

  1. Penuh pengertian

Kedua kaki tidak akan pernah berjalan dalam ritme yang sama. Kaki kiri atau kaki kanan pasti akan bergerak mendahului yang lain. Meski demikian, kedua sepatu saling mengerti dan tidak berusahan memisahkan diri atau berjalan ke arah yang berbeda. Sikap saling pengertian itu mengajarkan bahwa demi mencapai tujuan bersama dibutuhkan pengorbanan dari satu pihak.

  1. Setia melindungi dan berkorban

Ucapkan terima kasih kepada sepasang sepatu yang biasa Anda kenakan. Sebab, mereka setia melindungi kaki Anda dari kotoran dan sengatan matahari setiap hari. Mereka bahkan berkorban untuk melindungi Anda meski tubuhnya harus rusak dan diinjak-injak setiap hari.

  1. Penampilan bukan jaminan kenyamanan

Tampilan yang menarik dan terkesan mewah adalah pertimbangan paling atas saat membeli sepasang sepatu. Terkadang pertimbangan itu mengalahkan sesuatu yang lebih penting, yaitu kenyamanan. Sepatu yang terlihat bagus belum tentu nyaman untuk dipakai. Sebaliknya, sepatu yang nyaman dipakai belum tentu selalu menarik untuk dilihat.

  1. Seperti memilih jodoh

Memilih sepasang sepatu yang nyaman dipakai bagaikan memilih pasangan hidup. Kalau tidak pas? Maka hanya menjadi angan-angan. Terkadang, apa yang kita inginkan tidak pas dengan bentuk hingga mempengaruhi kenyamanan kaki.

Begitu pula terkait jodoh, apa yang kita mau, belum tentu sama dengan apa yang kita butuh. Namun, ketika menemukan yang pas, maka rasanya akan sangat bahagia hingga ‘maut’ atau dalam konteks ini, kerusakan, memisahkan. 



Lazada Indonesia