Home » Politik » Eks Pimpinan HTI Dukung PBB di Pemilu 2019

Eks Pimpinan HTI Dukung PBB di Pemilu 2019

JAKARTA - Mantan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengaku telah menentukan dukungan politiknya pada Pemilu 2019. Dia menyebut massa eks HTI akan mendukung Partai Bulan Bintang (PBB).
“HTI mendukung PBB,” kata Ismail Yusanto kepada wartawan, seusai sidang di PTUN, Senin (7/5).
Belum diketahui secara jelas seperti apa bentuk dukungan yang diberikan HTI ke PBB itu. Dia hanya menegaskan HTI akan mendukung PBB.
“Kami akan dukung (PBB),” ucapnya.
Ketua Umum PBB Yuzril Ihza Mahendra sendiri masuk dalam tim kuasa hukum HTI dalam kasus gugatan Surat Keputusan (SK) Menkum HAM soal pembubaran organisasi tersebut. Dalam kasus tersebut gugatan HTI ditolak oleh PTUN.
Sebelumnya, Pengadilan TUN Jakarta menyatakan menolak seluruh gugatan dari HTI. Selain itu, hakim juga menolak seluruh eksepsi atau pembelaan dari HTI dalam pembubaran organisasi tersebut.
Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menilai bahwa HTI ingin mewujudkan konsep khilafah di Indonesia. Selain itu, Majelis Halim berpandangan bahwa HTI sudah bertentangan dengan Pancasila khususnya sila ke-tiga, Persatuan Indonesia.
“Penggugat bertentangan Pancasila, khususnya sila ketiga,” kata Hakim Tri.
Selain itu, Hakim menyebut, HTI merupakan organisasi bersifat partai politik. Sehingga, badan hukum sejak awal berdirinya organisasi tersebut sejak awal sudah tidak sesuai.
Mengingat, dalam badan hukum yang didaftarkan di Indonesia, HTI mengklaim organisasinya adalah sebuah kelompok atau majelis. Padahal, HTI di Indonesia sama dengan yang ada di dunia, yakni partai politik.
Sementara itu, usai sidang putusan, massa HTI yang kecewa atas putusan Hakim PTUN itu, langsung membubarkan diri secara tertib. Saat membubarkan diri, massa tampak melantunkan salawat.
Selain massa, aparat kepolisian yang tadinya berjaga mengamankan sidang putusan ini juga sudah mulai membubarkan diri. Begitupula dengan kendaraan taktis seperti Barracuda dan Water Canon juga sudah pergi. 



Lazada Indonesia