Home » Kesehatan » Putus Mata Rantai Thalassemia dengan Skrining Pra Nikah

Putus Mata Rantai Thalassemia dengan Skrining Pra Nikah

THALASEMIA adalah penyakit kelainan sel darah merah yang mana sel darah merah mudah pecah. Penyakit ini merupakan kelainan genetik dan diturunkan oleh kedua orang tua.
Sayangnya, banyak orang yang tak menyadari bahwa dirinya pembawa sifat dari penyakit ini. Kepala Divisi Hematologi Onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM, Dr dr Pustika Amalia Wahidiyat, SpA(K) mengatakan bahwa penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan skrining pra nikah.
“Penyakit ini tidak bisa diobati dan biayanya mahal seumur hidup. Jalan satu-satunya memutus mata rantai Thalassemia dengan skrining. Sedapat mungkin dilakukan skrining pra nikah, mungkin mulai dari SMA atau mahasiswa,” ujarnya.
Dokter yang disapa Lia itu menyebutkan bahwa pentingnya skrining dapat mengurangi angka kelahiran bayi dengan Thalassemia. Karena menurut teori, seseorang dengan pembawa sifat Thalassemia (minor) yang menikah dengan pembawa sifat kemungkinan 25 persen melahirkan anak dengan Thalassemia mayor (butuh transfusi darah seumur hidup).
“Kalau kedua orang tua pembawa sifat, 25 persen anaknya bisa menjadi Thalassemia mayor yang butuh transfusi, 25 persen bisa punya anak sehat, dan 50 persen bisa punya anak pembawa sifat (minor). Tetapi itu adalah probabilitas,” jelas dr Lia. Itu lah pentingnya skrining pra nikah untuk menghindari anak lahir dengan Thalassemia mayor.



Lazada Indonesia