Home » Kesehatan » Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Terapi Osteoporosis dan Stroke

Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Terapi Osteoporosis dan Stroke

Osteoporosis dan stroke, dua kondisi ini lazim ditemukan di Indonesia. Keduanya sama-sama bisa melumpuhkan fisik penderitanya. Namun dengan terapi fisik, dampak dari kedua penyakit ini setidaknya bisa dikurangi. Adalah Muhammad Fauzan (23), mahasiswa semester akhir Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang mengembangkan alat terapi fisik bagi penderita osteoporosis dan stroke untuk tugas akhirnya.
Oleh Fauzan, alatnya ini disebut dengan Medical Capture atau disingkat MedCap. Sebenarnya ia bukanlah orang pertama yang mengembangkan alat bantu terapi fisik ini. “Saya hanya meneruskan berinovasi dari penelitian yang sudah ada dengan menambahkan sedikit dengan bantuan pembimbing saya,” ujar Fauzan kepada detikHealth beberapa waktu lalu.
Cara kerja alat ini adalah dengan memberikan gambar gerakan visual yang nanti akan membantu pasien mengikuti gerakan yang ditampilkan pada gambar tersebut. “Alat ini bekerja yaitu berupa gambar yang ditampilkan di monitor harus diikuti oleh pasien. Gerakan ini adalah gerakan aktif yaitu semua anggota tubuh akan bergerak,” jelasnya sembari memberikan demonstrasi.
Pengguna tinggal mengikuti tiap perintah gerakan yang diberikan oleh alat ini di layar. Sejumlah gerakan yang ditampilkan dalam alat ini di antaranya tangan diangkat ke atas atau lengan kanan kiri di pinggang. Setiap gambar yang diikuti akan memberikan angka penilaian, dan dari situ fisioterapis dapat menilai sejauh mana dampak osteoporosis maupun stroke yang dialami penggunanya. 



Lazada Indonesia