Home » Headline » KSOP Sidak Alat Keselamatan Berlayar

KSOP Sidak Alat Keselamatan Berlayar

KSOP Sidak Alat  Keselamatan Berlayar
Petugas KSOP melakukan pengecekan alat keselamatan berlayar di Pelabuhan Tengkayu I untuk memastikan berfungsi.

TARAKAN – Demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang speedboat yang berangkat dari Pelabuhan Tengkayu I, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Selasa pagi (29/5) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah speedboat regular untuk melihat kelayakan alat keselamatan pelayaran. Salah satu yang menjadi titik perhatian adalah penggunaan jaket keselamatan.
“Alat ini gunanya apabila ada yang jatuh ke laut bisa dilemparkan untuk menyelamatkan, karena pelampung bentuk lingkaran ini dilengkapi dengan tali supaya bisa menarik dan tidak hanyut. Kita lihat kesiapan nagkoda bila ada emergency dan kita lihat kecepatan melepas life buoy, kita sarankan jangan diikat mati dengan alasan takut terbang, terjatuh, dan dicuri orang,” terang Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, melalui Kasi Keselamatan Berlayar , Penjagaan, dan Patroli Syaharudin, Selasa (29/5).
Lebih lanjut dikatakan Syaharuddin, dirinya juga meminta kepada ABK untuk menjaga dan memelihara alat keselamatan berlayar tidak terkecuali life buoy. Karena jika diikat mati dengan alasan hilang, akan menyulitkan melepas saat keadaan darurat.
“Rata-rata nakhoda dan ABK membutuhkan waktu 5 menit untuk bisa melepas life buoy dan melemparnya ke laut, tetapi saya minta paling lama 1 menit untuk melepas dan melempar. Makanya tadi saya melakukan simulasi kepada para nakhoda dan ABK-nya. Selain itu, saya juga minta life buoy untuk dilempar ke laut apakah masih mengambang atau tidak, dan semuanya masih mengambang,” bebernya.
Dalam sidak, KSOP menemukan beberapa life buoy yang tidak dilengkapi dengan tali lontas yang panjangnya minimal 30 meter. Oleh karena itu, perlu diberi tali dan KSOP telah memerintahkan untuk melakukan hal tersebut.
KSOP juga melihat tata cara menyusun muatan supaya dapat tersusun dengan baik, apalagi nakhoda yang sudah mengerti karakteristik speedboat dan familiar dengan kesiimbangan. Faktor ini jangan sampai diabaikan, karena sekecil apapun keselahan bisa berakibat fatal. Untuk kemudi, juga dilakukan pengecekan apakah hidrolik masih berfungsi dengan normal atau tidak, dari hasil pantauan rata-rata masih bagus.
Yang tidak kalah penting adalah life jaket,sehingga benda yang satu ini tidak luput dari pemeriksaan. Menurut Syaharuddin, life jaket yang standar adalah yang mampu digunakan sebagai selimut saat penumpang kedinginan bagi speedboat yang ber AC, dan tetap nyaman dipakai.
“Tadi sempat mengamankan 7 life jaket yang tidak layak, dan kita sudah meminta kepada pemilik speedboat untuk menggantinya. Ini bukan karena untuk menghadapi mudik lebaran saja, kita akan terus melakukan pantauan dan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran, KSOP akan berlaku tegas untuk hak ini,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia