Home » Utama » Akhir Tahun Bioskop Launching

Akhir Tahun Bioskop Launching

Akhir Tahun Bioskop Launching
PENGERJAAN bangunan Cinema XXI yang ditarget rampung akhir tahun.

TARAKAN – Meski sempat molor, akhirnya pengerjaan ruangan bioskop Cinema XXI di Grand Tarakan Mall (GTM) yang memakan waktu 5 bulan akhirnya rampung. Selanjutnya tinggal dari pihak Cinema XXI yang memasang perlengkapan dan interior bioskop di dalamnya.

Manajemen PT Gusher, sebagai pengelola GTM, Agus Toni mengakui penyelesaian bangunan meleset dari target awal April hingga baru rampung Mei ini. “Memang kita ada kendala pengiriman bahan baku, jadi kita menunggu pengiriman barang baru jadi semua,” katanya, ditemui

Agus memperkirakan Cinema XXI memulai pemasangan interior baru dilakukan setelah Ramadan, sementara ia pun saat ini sedang mempersiapkan eskalator. Dari empat eskalator yang akan dipasang, baru dua unit yang sudah tiba di Tarakan dan tinggal pemasangan.

“Eskalator yang ada kan cuma dari lantai dasar ke lantai 1 dan lantai 2, sedangkan lantai ke 3 dan seterusnya belum ada. Jadi, rencananya kita akan melubangi lantai tiga untuk mempermudah pemasangan eskalatornya,” katanya.

Selain dipersiapkan tempat khusus di lobi untuk penjualan snack, rencananya akan ada 4 ruangan bioskop dengan kapasitas 128 orang penonton dua ruangan dan 112 orang penonton dua ruangan. Dengan investasi mencapai miliaran rupiah ini, Agus memastikan Cinema XXI akan launching paling lama akhir tahun 2018 ini.

Harapannya, dengan dibukanya Cinema XXI di Tarakan ini selain membuka lapangan pekerjaan baru, selain masyarakat Tarakan bisa menikmati hiburan, maupun Pemerintah juga akan mendapatkan hasil pajak dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Nanti, selain pembangunan Cinema XXI ini, kita juga akan memperbaiki kerusakan di dalam area GTM. Tidak hanya jendela yang rusak, tapi lantai maupun semua sudut bangunan akan kita perbaiki. Jadi, bersamaan dengan Cinema XXI dibuka, kios didalamnya pun sudah terisi kembali,” tandasnya.

Bahkan, saat ini pihaknya pun tengah melakukan komunikasi dengan pengelola Matahari Departement Store untuk bisa masuk ke GTM dalam waktu dekat, setelah proses pembicaraan terkait sewa selesai.

“Sebenarnya ada banyak investor yang berniat masuk, makanya kita harapkan ada kemudahan juga dari pemerintah supaya investor masuk untuk berinvestasi tidak dipersulit lagi,” tegasnya. 



Lazada Indonesia