Home » Utama » Minuman Bersoda Kadaluarsa Diamankan

Minuman Bersoda Kadaluarsa Diamankan

Minuman Bersoda  Kadaluarsa Diamankan
PENGECEKAN : Petugas dari Polsek Malinau Utara saat melakukan pengecekan minuman bersoda.

MALINAU – Kepolisian Sektor Malinau Utara melakukan razia di beberapa tempat toko penjual minuman bersoda, Kamis (31/5) lalu. Alhasil, puluhan minuman bersoda ditemukan telah kadaluarsa.
Ketika dikonfirmasi, Kapolres Malinau AKBP Bestari H Harahap melalui Kapolsek Malinau Utara AKP Simanjuntak membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, bahwa pihaknya telah mengamankan puluhan minuman bersoda kadaluarsa.
“Saat personil melakukan pengecekan di salah satu Toko Cahaya Aldy ditemukan minuman bersoda telah kadaluarsa beragam merk,” ujar Simanjutak kepada Koran Kaltara, Sabtu (2/6) sore.
Simanjutak mengatakan, bahwa minuman bersoda tersebut sebenarnya sudah dipisahkan oleh pemilik tokonya. Rencananya, minuman bersoda itu akan dimusnahkan.
“Dari keterangan si pemilik toko minuman itu memang sudah mau dimusnahkan. Jadi bukan untuk dijual lagi,” jelasnya.
Dengan begitu, kata dia, pemilik toko langsung menyerahkan minuman botol bersoda tersebut kepada petugas yang saat itu sedang melakukan pengecekan.
“Jadi hari itu juga, si pemilik toko langsung menyerahkan kepada kami,” ujar dia.
Simanjutak menyebutkan jumlah minuman bersoda yang diserahkan ke aparat kepolisian. Yaitu, sebanyak 42 kis beragam jenis merk, seperti Sprite, Fanta dan Coca Cola. “Selain minuman bersoda juga ada minuman ale-ale sebanyak 40 gelas yang diserahkan,” sebut dia.
Ia menilai bahwa pemilik toko telah memiliki kesadaran cukup baik. Karena sudah menyerahkan kepada petugas tanpa ada paksaan atau laporan dari masyarakat.
“Kami nilai mereka sudah punya kesadaran. Dan dikhawatirkan nanti dikonsumsi karyawan atau lupa hingga bisa dijual lagi. Makanya pihak toko pun menyerahkannya,” ujar dia.
Selain Toko Cahaya Aldy, Simanjutak mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan juga ke toko lainnya. Hanya saja, petugas tidak menemukan minuman maupun makanan kadaluarsa. “Jadi ada dua toko juga kami cek. Tapi nihil,” tegasnya.
Ia mengharapkan semua toko di Malinau Utara untuk terus melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang akan diperjualbelikan kepada konsumen. “Apalagi jelang lebaran, jadi kami mengimbau agar dicek. Jika ada, langsung diserahkan ke Polsek agar bisa dimusnahkan,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia