Home » Patroli » Gara-gara Simpan Sabu di Dalam Panci

Gara-gara Simpan Sabu di Dalam Panci

Gara-gara Simpan Sabu di Dalam Panci
DITANGKAP: Pasangan suami istri ini ditangkap di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, atas dugaan kepemilikan Sabu seberat 50 gram.

TANJUNG SELOR - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltara (BNNP) mengamankan sepasang suami istri (Pasutri) atas pemilikan narkoba jenis Sabu.
Pasutri yang beralamatkan di RT 8 Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur diamankan setelah kedapatan menyimpan serbuk kristal putih seberat 50 gram di dalam alat masak (panci). Keduanya ditangkap pada Sabtu (2/6), sekitar pukul 12.00 Wita.
Ketika dikonfirmasi Koran Kaltara, kepala pemberantasan BNNP Kaltara AKBP Deden Andriana mengungkapkan, dari tangan pasutri atas nama AR (35) suami dan istrinya HL (33), tim BNNP Kaltara juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 7,3 juta, 3 unit HP, cincin, kalung emas, buku tabungan, serta Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang diduga merupakan hasil transaksi Sabu.
“Kita geledah di dalam rumahnya. Setelah kita dapatkan barang buktinya, keduanya langsung kita amankan,” ujarnya melalui pesan Whatsapp, Minggu (3/6).
Ia mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Pihaknya sudah menetapkan AR sebagai tersangka. Sedangkan untuk HL, masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.
“Kalau suaminya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tapi kalau yang perempuan (istrinya) belum kita tetapkan. Kita masih lakukan pendalaman atas kasus ini,” ungkap dia.
“Tapi kalau memang, HL ini juga terlibat dalam bisnis haram itu, maka tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan sebagai tersangka juga. Jadi, untuk tersangkanya sendiri, nanti kita lihat hasil pemeriksaan lebih lanjut,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Drs Eri Nursatari MH mengungkapkan, untuk pasutri AR dan HL memang masuk Target Operasi (TO) pihaknya.
Bahkan, Kecamatan Tanjung Palas juga merupakan kawasan dengan perhatian khusus atas peredaran Sabu-sabu.
“Di Kecamatan Tanjung Palas itu, peredaran narkobanya juga memang cukup meresahkan. Untuk kedua pasutri itu, memang sudah menjadi incaran kita di wilayah Tanjung Palas. Untuk kasus ini, kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut,”pungkasnya. 



Lazada Indonesia