Home » Utama » Hasil Perikanan Melimpah, Konsumsi Masih Rendah

Hasil Perikanan Melimpah, Konsumsi Masih Rendah

TANA TIDUNG- Hasil perikanan yang dimiliki Kabupaten Tana Tidung (KTT) sangat melimpah yang diperoleh dari hasil pertambakan dan hasil tangkapan nelayan. Dengan tingkat konsumsi yang terbilang masih rendah 50 Kilogram (Kg) perkapita pertahun, sementara total hasil perikanan termasuk yang diekspor sekitar 9 ribu ton per tahun.
Dengan hasil perikanan yang melimpah ini KTT bisa menjadi swasembada pangan melalui hasil pertambakan yang paling dominan juga hasil tangkapan nelayan, melalui proses komoditi diekspor bermula dari kawasan pertambakan pesisir dibawa ke Tarakan berlanjut ekspor ke Eropa seperti Amerika, ke Jepang.
Sebagaimana hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perikanan, Kelautan pada Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan, Rudi AB belum lama ini, bahwa hasil perikanan yang melimpah berasal dari pertambakan yang berpusat di Kecamatan Tana Lia, Sesayap Hilir serta Kecamatan Betayau.
“Dengan jumlah konsumsi yang masih kalah jauh dengan hasil produk perikanan maka hasilnya melimpah dan dapat diekspor hingga ke Luar Negeri (LN), kita berharap tingkat konsumsi masyarakat akan meningkat lagi sebab hasil perikanan terutama ikan memiliki kandungan omega yang berguna untuk kecerdasan otak lagipula mengkonsumsi ikan sangat dianjurkan karena lebih fresh (segar) dan ikan bukan sumber dari penyakit,” ujarnya.
Tingkat konsumsi masyarakat KTT yang terbilang kecil jika dibandingkan dengan daerah lainnya yang ada di Kaltara tentunya akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah untuk meningkatkannya, jangan sampai KTT sudah swasembada pangan melalui perikanan akan tetapi masyarakat belum menikmati sepenuhnya hasil perikanan yang ada.
“Meski masyarakat meningkatkan konsumsi jauh lebih banyak terhadap hasil perikanan terutama ikan tidak ada ruginya, hasilnya pun tetap akan diekspor ke LN bahkan akan menjadi motivasi bagi pengelola perikanan untuk terus meningkatkan hasil produksinya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat KTT dan daerah lainnya supaya anak-anak lebih sehat dan cerdas dengan banyaknya mengkonsumsi ikan-ikanan ini nantinya,” imbaunya.
Selain hasil perikanan melalui pertambakan ternyata hasil tangkapan nelayan termasuk pengelolaan perikanan melalui kelola ikan air tawar dalam kolam juga mina padi dimana program mina padi multi fungsi menjadi harapan swasembada melalui perikanan sekaligus pertanian dengan penanaman padi sehingga pelaksanaannya atau pengerjaan satu kali jalan dengan dua kali panen serentak. 



Lazada Indonesia