Home » Utama » Pasar Murah Berakhir di Betayau

Pasar Murah Berakhir di Betayau

Pasar Murah  Berakhir di Betayau
Pasar murah yang digelar Disperindagkop dan UMKM berakhir di hari Jumat (8/6) kemarin. Animo warga untuk membeli tetap tinggi.

TANA TIDUNG- Jumat (8/6) kemarin menjadi hari terakhir pelaksanaan pasar murah yang dipusatkan di Kecamatan Betayau. Meski merupakan hari terakhir, akan tetapi antusiasme warga khususnya di Kecamatan Betayau masih tinggi.
Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan dan Pendistribusian pada Disperindagkop dan UMKM, Ernalis Ningsih, Jumat (8/6) kemarin mengatakan bahwa sejak pertama digelarnya pasar murah di tahun ini anatusiasme warga cukup besar mulai dari Kecamatan Sesayap sampai Sesayap Hilir dan menjadi puncaknya di Kecamatan Betayau.
“Semula kami menjualkan barang dari pihak ketiga (rekanan) kami dari Bulungan baik Agen maupun Bulog berupa Sembilan bahan pokok (sembako), minuman kemasan, bahan-bahan untuk membuat kue akan tetapi karena tingginya permintaan maka kamipun mulai mengadakan penjualan kue-kue kering asal usaha kecil menengah (UKM) Kabupaten Tana Tidung (KTT) ditambah dengana pengadaan bawang merah dan bawang putih yang juga menjadi kebutuhan utama ibu rumah tangga membuat bumbu masakan lebaran idul fitri,” ujarnya.
Diketahui, perbandingan harga yanag ditawarkan dipasar murah pun sangat miring dengan harga lebih murah antara Rp 2 ribu sampai Rp 30 ribu tergantung besaran produknya, hal inilah yang menjadi penyebab animo warga untuk membeli sangat besar sebab sudah menjadi kegiatan rutin menjelang Ramadan dan lebaran Idulfitri harga-harga pasaran merata meningkat.
Pasar murah sendiri digelar bertujuan untuk menekan harga pasaran dan membantu khususnya umat muslim untuk melakukan persiapan Ramadan dan lebaran Idulfitri setiap tahunnya.
“Antusiasme warga membeli cukup tinggi, bayangkan yang tadinya hanya menjual sembako, minuman lalu ditambah dengan kue kering asal UKM lokal lalau berlanjut dengan penjualan bawang merah dan bawah putih yang terus mengalami peningkatan,” sambungnya.
Bawang merah dan bawang putih semula dipasok hanya sekitar 100 Kilogram (Kg) yang ludes satu hari pelaksanaan pasar murah lalu meningkat menjadi 160 Kg, ia sendiri berharap kerjasama dengan rekanan akan terjadi kembali di tahun-tahun mendatang supaya ada kemudahan bagi warga membeli barang murah keperluan lebaran kelak. 



Lazada Indonesia