Home » Utama » Malaysia Kembali Deportasi 291 WNI

Malaysia Kembali Deportasi 291 WNI

NUNUKAN - Malaysia kembali mendeportasi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah dengan dokumen, Kamis (7/6), sekitar pukul 17.00 Wita.
Buruh Migran Indonesia (BMI) yang dipulangkan melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan tersebut sebanyak 291 orang. Terbagi dua lokasi, yakni Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kimanis, Menggatal dan Sibuga di Wilayah Sandakan, Sabah. Dan satuanya, PTS Imigration Detention Center Tawau.
Di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu sebanyak 215 orang, terdiri dari 151 laki-laki dewasa, 42 perempuan dewasa, 8 anak laki-laki dan 14 anak perempuan. Lalu, di Konsulat Republik Indonesia Tawau Sebanyak 76 orang, terdiri dari 67 laki-laki dewasa, 8 perempuan dewasa dan seorang anak laki-laki.
Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Nasution mengatakan, bahwa ratusan deportan ini dipulangkan setelah menjalani hukuman atas kasusnya di Malaysia.
“Hukuman mereka ini berbeda-beda sesuai dengan kasusnya. Ada tiga bulan, ada juga yang bertahun-tahun,” ujarnya kepada Koran Kaltara, Kamis (7/6).
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan Arbain mengatakan, mereka yang sudah dideportasi akan didata lebih dulu. Nantinya, ada beberapa pilihan yang akan diberikan kepada meraka. Apakah ingin menetap di Nunukan atau kembali ke Malaysia atau ingin pulang kampung halamannya.
“Tapi pilihan ini ada syaratnya. Harus ada penjamin jika ingin ke Malaysia atau ingin bekerja di Indonesia. Tapi jika ingin pulang dan tidak kembali lagi ke Malaysia maka kita akanakan fasilitasi dengan membiayai ongkos kepulangannya,” bebernya.
Diketahui, ratusan deportan ini setelah di data di pelabuhan Tunon Taka, akan ditampung ke Rusunawa sambil menunggu langkah kedepannya. 



Lazada Indonesia