Home » Utama » 56 Pelajar Terima Bantuan Peralatan Sekolah

56 Pelajar Terima Bantuan Peralatan Sekolah

56 Pelajar Terima Bantuan Peralatan Sekolah
BANTUAN SEKOLAH Bupati Malinau Yansen TP menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada salah seorang pelajar.

MALINAU – Untuk mewujudkan program wajib belajar 16 tahun, sebanyak 65 pelajar di RT 1 Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota mendapatkan bantuan peralatan belajar.
Ketua RT 1 Malinau Kota, Siti Aminah menyampaikan, bahwa bantuan peralatan belajar itu bersumber dari dana RT yang telah dialokasikan Pemerintah Daerah. Apalagi dengan adanya tiga program tersebut, yakni RT bersih, belajar 16 tahun dan beras daerah (rasda).
“Tahun ini kan kita mendapatkan Rp40 juta untuk tiga program. Untuk pendidikan kita berikan peralatan sekolah kepada pelajar,” kata Siti kepada Koran Kaltara, Jumat (8/6).
Sasaran yang diberikan, kata Siti, berdasarkan kesepakatan bersama dengan warga RT 1 melalui forum Musrenbang tingat RT. “Tapi dengan catatan peserta didik yang kurang mampu atau yang tidak mampu menyekolahkan anaknya,” ungkapnya.
Sebab itu, lanjut dia, terdapat 65 pelajar yang terdiri dari 20 siswa Sekolah Dasar, 20 pelajar SMP dan 20 pelajar SMA serta 5 anak dari PAUD. Paket yang didapatkan berupa tas, sepatu, buku dan lainnya.
“Bantuan ini kan tahap pertama. Mudah-mudahan tahun berikutnya juga bisa lagi, karena sudah menjadi program tahunan untuk RT 1,” jelasnya.
Bupati Malinau Yansen TP sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan ketua RT 1 Malinau Kota. Sebab, mereka telah memberanikan diri mengalokasikan dana RT bersih itu untuk bantuan kepada para pelajar di wilayahnya.
“Meski nilainya tidak begitu besar Rp40 juta. Tapi jika ini mulai dilakukan sekarang untuk membentuk karakter anak di dunia pendidikan. Saya optimis ke depan akan berhasil, apalagi mereka ini adalah calon generasi, calon pemimpin dan penerus pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Dia berharap RT lainnya yang telah mendapatkan anggaran tersebut agar dapat memanfaatkan dana tersebut bagi warga sekitarnya. “Jadi anggaran itu bisa digunakan apapun, terpenting tak terlepas dari tiga program wajib Pemerintah Daerah. Apabila pendidikan memiliki arti penting bisa dilakukan saat ini. Karena pembangunan ke depan itu membutuhkan sumber daya manusia yang baik, terampil, dan mampu berinovasi,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia