Home » Utama » Musim Mudik, Pasar Induk jadi Sepi Pembeli

Musim Mudik, Pasar Induk jadi Sepi Pembeli

Musim Mudik, Pasar Induk jadi Sepi Pembeli
Karena banyaknya masyarakat mudik lebaran membuat KTT sepi termasuk Pasar Induk Imbayud Taka.

TANA TIDUNG- Musim mudik jelang lebaran Idulfitri, berimbas keadaan Pasar Induk Imbayud Taka, Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap menjadi ikut sepi. Ayu, salah satu pedagang sayuran, Senin (11/6) kemarin mengatakan bahwa sejak Jumat (8/6) pekan lalu, banyak sayuran yang ia jual tidak terbeli karena minimnya warga yang datang.
“Sudah beberapa hari ini pasar sepi pembeli, ini ada kemungkinan banyaknya orang-orang yang berangkat mudik lebaran, ini memang selalu terjadi setiap tahunnya tapi tahun ini lebih parah dari tahun lalu dengan sepinya pembeli banyak sayuran yang terpaksa dibuang,” ujarnya.
Diakuinya, setiap tahunnya banyak masyarakat yang berdomisili di KTT merupakan masyarakat pendatang sehingga setiap tahunnya pada momen lebaran idul fitri kerap melakukan perjalanan mudik lebaran, bila sudah mudik lebaran yang mulai terjadi pada H-7 dapat dipastikan keadaan selalu sepi tak terkecuali dengan pasar induk yang setiap harinya menjadi aktivitas masyarakat melakukan transaksi jual beli.
Dengan sepinya pembeli Ayu mengatakan hasil penjualan (omset) mengalami penurunan yang cukup tajam bahkan hampir sebagiannya atau 50 persen, biasanya hanya dalam dua jam saja setelah ia membuka lapaknya sudah banyak pemasukan hampir mencapai satu juta rupiah namun beberapa hari belakangan ini hasil penjualannya tak mencapai satu juta rupiah setelah seharian penuh berjualan.
“Kalau ada yang membeli rata-rata hanya membeli bumbu-bumbu saja sedangkan sayuran sudah mulai berkurang, yakin seperti ini selain banyak yang mudik juga orang-orang sudah mulai malas memasak dirumah atau semakin sibuk saja membuat kue-kue kering, mau tidak mau lagi sepia tau ramai pembeli sudah menjadi resiko kami berjualan,” tambahnya.
Ia sendiri memastikan akan berjualan hingga esok hari (hari ini, Red) jika tidak ada kemajuan dalam hasil penjualannya maka untuk sementara waktu ia akan berhenti berjualan dan akan fokus persiapan jelang lebaran idul fitri yang hanya tinggal menghitung hari ini, ia sendiri sudah tidak mengambil pasokan sayuran lagi karena melihat minimnya pembeli dalam tiga hari terakhir ini.
“Lebih baik membuat persiapan lebaran dan untuk sementara biarlah warung ditutup dulu sampai keadaan normal karena kalau belum ada yang pulang mudik lebaran, hasil penjualan ya begini-begini terus, stok sayur juga sudah tidak saya pesan lagi dan ingin menghabiskan yang ada saja sampai benar-benar tutup warung besok kalau tidak ada perkembangan yang beli disini,” ungkapnya. 



Lazada Indonesia