Home » Utama » Cuaca Buruk, Peledakan Giram Bisa Tertunda

Cuaca Buruk, Peledakan Giram Bisa Tertunda

MALINAU – Rencana pemecahan batu giram di lima titik sungai di Kecamatan Kayan Hulu dimungkinkan tertunda dalam minggu ini. Karena melihat situasi dan kondisi alam.
“Kalau dari kesiapan sebenarnya sudah 90 persen. Hanya saja kita maih menunggu air sungai surut,” kata Dandim 0910/Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin kepada Koran Kaltara, pekan lalu.
Menurutnya, berdasarkan informasi bahwa kondisi di lokasi sungai saat ini masih banjir dan air tinggi. “Kabar dari Ketua DPRD Malinau yang baru pulang dari perbatasan, bahwa di lokasi sungai itu banjir dan masih tinggi sehingga belum bisa dilakukan,” jelasnya.
Meski begitu, sambung dia, dari segi kesiapan Satuan Tugas Operasi Teritorial (Satgas (Opster) TNI khusus pemecahan batu giram tersebut telah tersedia. “Kami pastikan bisa terlaksana tapi menunggu air sungai itu surut,” katanya.
Sedangkan teknis peledakanya nanti, kata Yudi, tim satgas yang ditunjuk itu telah ahli dibidangnya. Karena itu, baik dari segi faktor keamanan dan peledakannya telah terlatih.
“Kalau dari segi pengamanan sudah tentu dilakukan. Karena itu memang harus menjai yang utama, apalagi ini kan menggunakan bahan peledakan. Pastinya ada persiapan dari tim ini,” ungkapnya.
Ia meyakini, pada saat dilakukan peledakan batu, tim akan melakukan pendeteksian dan pertimbangan secara matang. “Harapannya pecahan batu itu tidak lagi menjadi pecahan yang besar dan membahayakan transportasi perahu yang melintasinya lagi,” jelasnya.
Sebelumnya, Panglima Komando Militer (Pangdam) VI/Mulawarman Kaltim Kaltra Mayor Jenderal TNI Subiyanto menyatakan bahwa di pertengahan tahun ini pemecahan batu giram tersebut bakal terlaksana. 



Lazada Indonesia