Home » Utama » Miliki Senpi, Warga Bunyu Diciduk Polisi

Miliki Senpi, Warga Bunyu Diciduk Polisi

TANJUNG SELOR – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan mengamankan Yusuf Hasan (35) Desa Rungau, Kecamatan Bunyu, yang kedapatan memiliki Senjata Api (Senpi) rakitan.
Yusuf diamankan di rumahnya pada Rabu (6/6) lalu sekitar pukul 14.00 Wita. Menurut pengakuan pelaku kepada aparat kepolisian, Senpi tersebut digunakan untuk berjaga-jaga di lokasi tambak miliknya. “Pengakuan tersangka hanya untuk jaga-jaga saja,” ujar Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita, Senin (11/6).
Terkuaknya kepemilikan senjata api ilegal tersebut, kata Gede, bermula dari informasi warga setempat. Mereka melaporkan, bahwa Yusuf yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga tambak, menyimpan sebuah Senpi ilegal tanpa memiliki izin.
Dari keterangan beberapa warga, Yusuf pernah menggunakan senjata api itu untuk melakukan tindak kejahatan pencurian dengan mengancam korban memberikan harta bendanya. “Warga yang melaporkan kepada pihak kami, bahwa si tersangka ini menyimpan sebuah Senpi,” ungkap Gede.
Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menuju lokasi tersebut. Ketika dilakukan penggeledahan terhadap Yusuf, tersangka mengakui bahwa memiliki senpi ilegal. “Senpinya sempat dibuang di semak-semak. Pada saat kita tangkap juga, si pelaku ini tidak melakukan perlawanan apapun,” katanya.
Lebih jauh, dikatakan, pihak kepolisian khawatir keberadaan senjata api ilegal tersebut dapat disalahgunakan hingga akhirnya menyebabkan korban jiwa atau tindakan kriminal lainnya.
Atas tindakannya, Yusuf yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, bakal dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951 tentang Senjata Api. Dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara. “Kami sudah amankan, pelaku termasuk barang buktinya. Barang bukti tidak hanya Senpi beserta pelurunya 3 buah,” imbuh Gede.  



Lazada Indonesia