Home » Utama » KPU KTT Gelar Bimtek Aplikasi Pencalonan Caleg

KPU KTT Gelar Bimtek Aplikasi Pencalonan Caleg

KPU KTT Gelar Bimtek Aplikasi Pencalonan Caleg
KPU KTT menggelar bimtek aplikasi silon agar memudahkan parpol mengisi data keseluruhan caleg dengan benar.

TANA TIDUNG- Selasa (12/6) kemarin, KPUD Kabupaten Tana Tidung (KTT) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Pemilu 2019. Masing-masing peserta bimtek dari partai politik (Parpol) membawa laptop guna langsung mempraktekkan penggunaan aplikasi tersebut.
Ketua KPU KTT, Muchtar Bukoting mengatakan bahwa pelaksanaan bimtek ini sendiri guna memaksimalkan pengisian data dari calon anggota legislatif, karena saat pengisian silon ini data keseluruhan tiap-tiap caleg akan terisi dengan lengkap.
Meski terbilang cukup banyak data yang diisi namun kejelasan data dapat dipertanggung jawabkan sehingga memberikan akses mudah bagi masyarakat mengenai caleg-caleg yang akan bertarung memperebutkan kursi wakil rakyat ini.
“Pendaftaran calon ini sendiri akan dimulai pada 4 Juli mendatang dan akan tutup pada 17 Juli namun dengan waktu selama sebulan ini kita mengharapkan agar parpol dapat mengetahui dengan pasti tata cara pengisian silon supaya data yang diberikan benar dan dapat dipertanggung jawabkan,” ujarnya.
Diakuinya, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk fasilitas berupa jaringan di KTT seringkali menjadi kendala tersendiri sehingga waktu yang lebih banyak harus diluangkan untuk silon ini sendiri, jadi ketika mendapatkan kendala masih ada waktu untuk melakukan pembenahan, perbaikan, artinya setiap parpol jangan menunggu tenggat waaktu barulah akan mengisi silon.
“Kami mengundang operator masing-masing parpol dengan tujuan memberikan pemahaman, bimbingan bagaimana tata cara mengisi silon ini dengan baik sebab akan banyak data-data yang terisi secara online namun kita pastikan setiap parpol mengisi data caleg dengan benar di save terlebih dahulu setelah memastikan lanjut setelah itu baru dikirim,” sambungnya.
Penerapan silon ini sendiri diharapkan bisa membangun kepercayaan publik terhadap pemilu, dengan alasan masyarakat bisa melihat secara langsung biodata dan rekam jejak peserta pemilu 2019 tersebut, mulai dari profil diri, profil keluarga, latar belakang pendidikan sampai riwayat organisasi akan tertera pada silon ini nantinya, selain itu penerapan silon, penyelenggara bisa mencegah adanya data ganda peserta pemilu sebab orang yang telah mendaftar dari partai tertentu tidak akan lagi mendaftar ke partai lainnya. 



Lazada Indonesia