Home » Utama » Tak Disangka, Polisi Ini Bangun Rumah Hafal Alquran

Tak Disangka, Polisi Ini Bangun Rumah Hafal Alquran

Tak Disangka,  Polisi Ini  Bangun Rumah  Hafal Alquran
KAPOLRES Tarakan, AKBP Yudhistira Midhyawan bersama Wakapolres Tarakan Kompol Rizki Fara Shandy saat mengunjungi Rumah Tahfidz Quran milik Aiptu Sunardi di Karang Anyar, Selasa (12/6).

TARAKAN – Berdiri sejak 10 tahun lalu, Yayasan Daarul Quran Nusantara binaan Ustadz Yusuf Mansyur ini ternyata didirikan oleh seorang personel Polri berpangkat Aiptu di Tarakan.
Ditemui di yayasan yang juga memiliki panti asuhan di Jalan Yos Sudarso belakang BRI ini, Aiptu Sunardi menuturkan ia juga membangun rumah tahfiz Az Zikri sejak 5 tahun lalu yang berlokasi di Jalan Flamboyan, Kelurahan Karang Anyar.
Rumah Tahfiz pun ia pisah menjadi tiga cabang untuk memudahkan masyarakat yang hendak belajar tahfiz hafal Alquran. Selain di Jalan Flamboyan juga ada di Jalan Perumnas kemudian di Jalan Cendrawasih Kelurahan Karang Anyar Pantai.
“Alhamdulillah, karena saya melihat kehidupan di wilayah pesisir terutama di belakang BRI itu banyak anak kecil yang malah disuguhkan kekerasan, karena orangtuanya pemabuk, penjudi bahkan penyabu. Makanya, saya berinisiatif untuk berbagi supaya tempat ini berubah. Sudah berkiprah 10 tahun saja, sudah banyak perubahan dan anak-anak penghafal Alquran juga sudah luar biasa jumlahnya,” ungkapnya, Selasa (12/6).
Di Panti Asuhan Yayasan Daarul Quran Nusantara ini, diungkapkan Sunardi sudah memiliki anak asuh sekitar 60 orang dan untuk santri Az Zikri yang sudah lulus sekitar 270 orang, di luar yang saat ini masih menyelesaikan tahfiz hafal Alquran di yayasannya.
“Kita juga sedang membangun panti asuhan, semua anggaran yang kita gunakan dari donator, bantuan umat dan saya belum mengajukan permintaan anggaran ke pemerintah,” katanya.
Terpisah, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midhyawan mengaku sangat mengapresiasi salah satu aggota Bhabinkamtibmas dibawahnya bisa membangun panti asuhan sendiri. Selain mengemban tugas sebagai Polri, Aiptu Sunardi kata Kapolres berinisiatif memiliki panti asuhan dan yayasan tahfidz penghafal Alquran merupakan suatu yang luar biasa.
“Di sela tugas yang dibebankan, beliau mampu menyempatkan waktunya untuk bisa mendidik generasi penerus. Hal ini menjadi positif dan luar biasa perlu kita dukung,” katanya.
Ia berharap, apa yang dilakukan Aiptu Sunardi ini bisa menjadi panutan dan rujukan serta jadi inspirasi untuk anggota lainnya. Anggota Polri, kata Kapolres memiliki manfaat kepada masyarakat sekitarnya, sehingga harus bisa menyebarkan hal positif di lingkungan sekitar sehingga bisa dikembangkan secara luas.
“Saya sempat kaget, dua bulan menjabat baru tahu ada anggota saya memiliki suatu hal yang inspiratif seperti ini. Hal ini sekaligus mendharma baktikan dan mengayom tugas Polri untuk mendukung dan melayani masyarakat,” tuntasnya. 



Lazada Indonesia