Home » Advertorial » Daftar PPDB Online di Kaltara.siap-ppdb.com

Daftar PPDB Online di Kaltara.siap-ppdb.com

TANJUNG SELOR – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau bentuk sederajat lainnya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dimulai sejak 28 Juni kemarin. Di Kaltara, sebanyak 36 sekolah lanjutan atas yang melaksanakan PPDB dengan cara dalam sistem daring atau online. Terdiri dari 22 SMA dan 14 SMK. Sementara 19 SMA lainnya, masih sistem offline.
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara Sigit Muryono mengatakan, untuk pendaftaran PPDB secara online bisa diakses melalui website atau lama kaltara.siap-ppdb.com. Dalam situs ini nantinya, calon peserta diminta untuk mengisi form sekaligus memilih sekolah-sekolah yang dituju. “Kita ada panduan untuk tata cara pendaftaran PPDB online di sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan PPDB secara online,” ungkap Sigit mendampingi Gubernur.
Terkait jadwal, dijelaskannya, pendaftaran pada setiap jenjang dan jalur ada perbedaan. Ini untuk memudahkan calon peserta didik melakukan sejumlah rangkaian proses pendaftaran, termasuk melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan.
Adapun jadwalnya, yakni untuk jenjang SMA dengan Jalur Keluarga Miskin (Gakin), pendaftaran dimulai pada 28 hingga 30 Juni, dan proses verifikasi dimulai dari 28 Juni hingga 4 Juli. Lalu, Jalur Prestasi dan Khusus atau Mutasi, pendaftaran dimulai dari 2 hingga 4 Juli. Dan, Jalur Zonasi Terdekat dimulai dari 2 hingga 5 Juli.
Sementara untuk jenjang SMK, pendaftaran untuk Jalur Gakin, waktunya sama dengan jenjang SMA yakni mulai 28 hingga 30 Juni. Begitu pula untuk Jalur Reguler Prestasi, yang berbarengan waktunya dengan waktu pendaftaran Jalur Prestasi dan Khusus pada jenjang SMA yakni mulai 2 hingga 4 Juli. Dan, untuk Jalur Reguler Non Prestasi atau Umum di jenjang SMK, pendaftaran dimulai pada 2 hingga 5 Juli.
“Untuk Jalur Gakin, baik SMA maupun SMK ada tahapan verifikasi. Jadi, sistem seleksinya dilakuakn dengan verifikasi langsung terhadap calon peserta didik. Jika hasil verifikasi menyatakan calon peserta didik berasal dari keluarga miskin atau kurang mampu akan diterima berdasarkan hasil verifikasi tersebut. Satuan pendidikan tidak melakukan perankingan nilai UN (Ujian Nasional), namun dapat dibuatkan rekapitulasi nilai UN untuk mengetahui rata-rata nilai UN dari kelompok jalur keluarga miskin tersebut,” jelas Gubernur, Kamis (28/6).
Untuk pendaftar pada jalur prestasi, baik SMA dan SMK, sistem seleksinya yaitu panitia sekolah akan memeriksa kelengkapan berkas dan bukti prestasi akademik dan non akademik atau hasil UN 10 tertinggi tingkat provinsi. “Untuk siswa dengan UN 10 tertinggi otomatis diterima,” ujar Irianto.
Disini, panitia sekolah akan melakukan penjumlahan akumulasi nilai dengan ketentuan Nilai Seleksi Prestasi diperoleh dari penambahan jumlah nilai UN dengan 1 nilai prestasi akademik (minimal juara I provinsi hingga internasional) dan 1 nilai nilai prestasi non akademik (minimal juara I Provinsi hingga internasional). “Calon peserta didik dengan jumlah nilai tertinggi sesuai kuota dinyatakan diterima pada jalur prestasi,” ungkap Gubernur.
Untuk berkas administrasinya, pendaftar dari Jalur Khusus jenjang SMA, oleh panitia sekolah akan diperiksa kelengkapan berkas administrasi mutasinya. Lalu, untuk pendaftar dari Jalur Zonasi jenjang SMA, panitia akan memeriksa kelengkapan berkas administrasi dan Kartu Keluarga (KK) sesuai zona serta masa penetapan KK sebelum 1 Januari 2018. Begitu pula untuk Jalur Reguler Non Prestasi jenjang SMK. “Untuk jalur ini, panitia sekolah akan memeriksa kelengkapan berkas administrasi dan KK untuk menentukan asal calon peserta didik. Untuk SMK, sesuai Juknis yang ada, tidak ada radius zona terdekat yang ditetapkan. Hanya SMA yang memerhatikan radius zona terdekat,” jelas Irianto.
Adapun pengumuman hasil PPBD untuk jenjang SMA, SMK dan sederajat di Kaltara ditetapkan pada 6 Juli 2018. “Daftar ulang bagi peserta didik yang diterima di salah satu sekolah pilihannya, pada 7 Juli 2018. Dan, mulai masuk sekolah secara efektif pada 9 Juli 2018,” tuntas Gubernur.



Lazada Indonesia