Home » Utama » Kepolisian Masih Melakukan Penyidikan

Kepolisian Masih Melakukan Penyidikan

Kepolisian Masih Melakukan Penyidikan
PENYIDIKAN : Spedboat yang membawa belasan penumpang sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Nunukan untuk proses penyidikian.

TANJUNG SELOR – Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri maupun Basarnas Nunukan masih terus melakukan pencarian korban kecelakaan speed boat di perairan Sei Nyamuk perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Speed boat yang diduga membawa belasan TKI tersebut tabrakan dengan speed boat yang di duga dari Tawau, Malaysia.
Kecelakaan speed boat bermesin 200 PK tersebut saat ini terus menjadi perhatian serius dari Kepolisian Daerah (Polda Kaltara). Bahkan Polda Kaltara menuding bahwa, tragedi maut yang menewaskan hingga 6 korban jiwa itu dikarenakan ada faktor kekalaian dari Pemerintah Malaysia yang tidak memberikan pengawasan terhadap speed boat ilegal menuju Indonesia. Dan, Polda Kaltara terus melakukan penyelidikian penyebab kecelakaan tersebut.
“Kita masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya. Kita juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Malaysia atas tragedi ini. Kita memberitahukan, seperti ini aturan yang berlaku di negara kita terkait angkutan air. Jadi, ketika memang speed boat yang berangkat dari Tawau itu tidak mematuhi aturan kita, yah pihak Malaysia harus tidak memberangkatkan. Kalau dari tempat kita start nya maka dari petugas itu ada hal yang memang harus di patuhi oleh motoris maupun pemilik speed boat itu,” ujar Kapolda Kaltara, Brigjend Pol Indrajit.
Kapolda menjelaskan, speed boat yang berangkat dari Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan menuju Tawau, Malaysia memang sudah di awasi cukup ketat ketika masih berada di dermaga Pulau Sebatik. Terutama yang menyangkut keselamatan dari para penumpang harus menjadi perhatian yang utama. Seperti pesersediaan lef jacket di setiap speed boat wajib untuk di penuhi oleh pemilik speed boat maupun motoris.
“Semuanya harus siap, mulai dari kelengkapan speed boatnya hingga kesehatan motoris. Jumlah penumpang juga tidak boleh melebihi kapasitasnya. Karena ini pasti menjadi salah satu penyebab kecelakaan ataupun tenggelam. Kesiapan kita di Pelabuhan Sebatik itu kan sudah maksimal, karena sebelum berangkat pasti ada pemeriksaan terlebih dahulu,” jelas dia.
Disinggung TKI ilegal yang diangkut oleh speed boat tersebut dirinya tidak bisa memberikan jawaban pasti. Karena masih harus dilakukan penyelidikan, maka dari itu kasus ini akan ditangani dan dibekap Polda Kaltara.
“Kita belum bisa memberikan stagmen bahwa semua penumpangnya itu adalah TKI ilegal. Karena, kita juga masih melakukan penyidikan termasuk berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk mengetahui faktor penyebabnya,” katanya. 



Lazada Indonesia