Home » Planet Football » Juara Ketiga untuk Obat Kecewa Belgia

Juara Ketiga untuk Obat Kecewa Belgia

SAINT-PETERSBURG – Pupus sudah asa Belgia untuk berlaga di partai final Piala Dunia 2018 seiring dengan kekalahan tipis 0-1 atas Prancis di Saint-Petersburg Stadium dinihari kemarin. Namun setidaknya masih ada harapan bagi Red Devils untuk tetap mendapatkan gelar juara meski bukan juara pertama.
Pelatih Belgia Roberto Martinez menegaskan kemenangan tim Ayam Jantan ditentukan oleh detil kecil. Dia pun menyebut posisi ketiga menjadi target, sebagai obat kekecewaan setelah gagal menjadi juara. “Itu merupakan jenis detil yang menentukan di semifinal Piala Dunia. Kami masih mempunyai satu pertandingan yang harus dimainkan dan kami ingin memastikan diri finis setinggi mungkin karena para pemain ini tak layak untuk pergi dengan kekecewaan,” kata Martinez.
Menurutnya, yang kurang dari Belgia adalah sentuhan magis di depan gawang. “Kami tidak bisa menemukan sedikit keajaiban di depan gawang atau sedikit keberuntungan,” ungkapnya. “Tapi kalau Anda akan kalah, Anda kalah dengan kerja keras, memberi segalanya yang Anda punya, ngotot sampai detik terakhir. Saya sangat bangga kepada para pemain. Anda harus menerimanya. Selamat untuk Prancis dan kami doakan yang terbaik untuk final,” imbuh Martinez.
Belgia sendiri sudah lama tak merasakan kekalahan. Sebelum laga semifinal, Belgia merupakan satu-satunya tim dengan rekor 100 persen di Piala Dunia 2018. Sebelumnya, mereka mengalahkan Tunisia, Panama, Inggris, Jepang, dan Brasil.
BBC melansir data bahwa kekalahan ini merupakan yang pertama sejak bulan September 2016. Hasil negatif itu didapat saat beruji coba dengan Spanyol. Setelah itu, Belgia membukukan sebanyak 19 kemenangan dan lima hasil imbang. Mereka juga tampil produktif dengan membukukan sebanyak 79 gol dalam 24 laga itu. 



Lazada Indonesia