Home » Patroli » Kapolres Jamin, Penanganan 8 Kasus Korupsi Tetap Jalan

Kapolres Jamin, Penanganan 8 Kasus Korupsi Tetap Jalan

Kapolres Jamin, Penanganan 8 Kasus Korupsi Tetap Jalan
KONPERS: Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry saat diwawancarai oleh sejumlah awak media terkait jumlah kasus Tipikor yang ditangani sepanjang tahun 2018.

TANJUNG SELOR–Sepanjang tahun 2018, Polres Bulungan telah menerima laporan delapan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor). Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bulungan, AKBP Muihammad Fachry usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 72 di Mapolres Bulungan, Jalan Agatis, Tanjung Selor, Rabu (11/7).
Dikatakannya, delapan kasus tersebut hingga saat ini masih dalam proses untuk segera dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan.
“Untuk kasus korupsi selama ini sudah ada delapan kasus yang kita tangani. Dan itu semua sudah kita koordinasikan dengan unsur terkait. Karena semua pemberkasannya sementara diproses,” katanya.
Walaupun, untuk kasus korupsi tersebut jajarannya belum berhasil mengungkap tersangkanya. Menurutnya, kasus yang ditangani di Satreskrim kebanyakan adalah kasus berat, karena menggunakan anggaran besar, sehingga penyelidikannya harus dilakukan oleh ahli.
“Semuanya sementara diproses oleh tim kami. Kita mintakan saksi ahli, baik dari kalangan akademisi dan juga saksi lainnya. Karena SOP (Standar Operasional Pelayanan) untuk penahanan kan memang sudah ada sendiri. Nah itu yang harus kita lakukan,”jelasnya.
Kapolres menyebut, setiap ada laporan penyelewengan, langsung menjadi atensi pihaknya. Bahkan, ketika mendapatkan laporan tersebut, anggotanya langsung melaksanakan penyidikan dan membuat tim khusus untuk melakukan pengungkapan.
“Kasus korupsi itu kan sebenarnya tidak memiliki batas waktu untuk diungkap. Nah makanya, ketika ada laporan penyelewengan yang masuk kepada kami, itu langsung dilakukan penyidikan. Dan kita betul-betul hati-hati dalam melakukan pengungkapan dan menyelesaikan masalah itu,” imbuh Kapolres.
Selama ini, pihaknya juga kerap melakukan kegiatan untuk mencegah adanya penyelewengan yang nantinya dapat merugikan. Sehingga, kasus-kasus yang dapat menjerat seseorang dalam tindak korupsi, bisa dihindari melalui kegiatan-kegiatan pencegahan tersebut.
“Kita tidak hanya mengungkap saja, tapi kita juga melakukan pencegahan. Kita memberikan pemahaman, agar tindakan yang dilakukan tidak merugikan orang lain,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia