Home » Utama » Pemkot Tarakan Hibahkan 22,8 Hektare untuk Polisi

Pemkot Tarakan Hibahkan 22,8 Hektare untuk Polisi

TARAKAN – Dalam apel memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang digelar di halaman Taman Berkampung, Rabu (11/7) kemarin sekaligus dilakukan penyerahan hibah lahan dari Pemkab Bulungan kepada Polda Kaltara.Begitupun Pemkot Tarakan yang menghibahkan lahan kepada Polda Kaltara dan Polres Tarakan.
Sebelumnya,Pemkab Bulungan telah menghibahkan lahan dan bangunan eks DPRD Bulungan yang sudah ditempati Polda Kaltara saat ini. Ditambah lagi saat ini dihibahkan lahan seluas 25 hektare dipotong selokan menjadi 23,600 hektare di Kilometer 9, Tanah Kuning, Desa Bumi Rahayu untuk dibangun kantor Polda Kaltara sesuai dalam sertifikat yang diserahkan oleh Kepala Badan Pertanahan (BPN) Bulungan, Syamsul Hadi kepada Kapolda Kaltara Brigjend Pol Indrajit.
Sementara, dari Pemkot Tarakan menyerahkan nota perjanjian pengurusan sertifikat tanah di Kecamatan Tarakan Utara atas nama Pemkot Tarakan yang nantinya akan dipecah menjadi dua yakni atas nama Polda Kaltara dan Polres Tarakan.
Nota perjanjian tersebut diserahkan langsung Wali Kota Sofian Raga kepada Kapolda untuk pengurusan lahan Mako Brimob seluas 20 hektare dan lahan 2,8 hektare diserahkan wali kota kepada Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan untuk pembangunan Polres Tarakan.
“Kalau di Tarakan ini apakah akan dibangun untuk persiapan kantor Brimob atau safety riding untuk membangun beberapa direktorat,” ujar Kapolda Kaltara Brigjend Pol Indrajit saat dikonfirmasi usai memimpin apel pasukan HUT Bhayangkara, kemarin.
Kedua lahan ang dihibahkan berada di Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara. “Kita harapkan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan peruntukanya,” ungkap Sofian Raga.
Setelah sertifikat atas nama Polda Kaltara, sambungnya nanti akan dilanjutkan untuk mengusulkan anggaran. Usulan ini, kata Kapolda memang baru bisa ditindaklanjuti Mabes Polri setelah sertifikat atas nama Polda Kaltara.
“Nilainya pasti besar sampai puluhan atau ratusan miliar, kan selain lahannya besar, nanti yang akan dibangun tidak hanya kantor tetapi juga beberapa rumah untuk pejabat Polda Kaltara,” katanya.
Diakuinya, Polri memiliki spesifikasi khusus untuk bangunan pejabat, anggota atau bangunan kantor Polri di daerah. Biasanya, bahkan desain pun nanti akan dibuatkan oleh Mabes Polri termasuk rincingan anggaran.
“Tapi, intinya kewajiban masalah keamanan dan pertanahan itu memang ada di pimpinan daerah. Supaya kamtibmas-nya bagus memang perlu ada sarana dan prasarananya, nah sekarang dibuktikan sama Pemda Bulugan dan Gubernur Kaltara maupun Pemkot Tarakan, untuk meningkatkan Polri dibidang sarana dan prasarananya dengan mempersiapkan lahan,” bebernya.
Meski, Kapolda mengaku sebenarnya lahan yang dihibahkan ini masih kurang, terlebih lagi jika nantinya akan dibangun perumahan untuk anggota dan pejabat Polda Kaltara. Rencananya, nanti akan diusulkan kembali lahan untuk perumahan anggota Polda Kaltara yang untuk type B, jumlah personelnya mencapai 4000 anggota.
“Kalau alutsista kan dipenuhi bertahap, ini sudah ada sebagian yang dikasih ke kita, sudah ada helikopter dan nanti akan menyusul lagi, yang jelas kita sudah skala prioritas dari Mabes Polri,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio juga menambahkan dengan terpenuhinya kebutuhan Polda Kaltara, banyak masalah kamtibmas di Kaltara bisa diatasi.
“Dengan adanya sertifikat ini, Polda Kaltara bisa mengusulkan anggaran di APBN, jadi tidak semuanya ada di APBD Provinsi atau APBD Kabupaten. Kami di pemprov juga terus berkomunikasi dengan Polda Kaltara terkait apa kebutuhan yang harus dipenuhi,” katanya.
Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan juga mengungkapkan nantinya untuk gedung juga akan dibangunkan Pemkot Tarakan. “Jadi, Polres Tarakan hanya tinggal menggunakan saja. Rencananya, pembangunan akan dimulai secepatnya. Sementara, bangunan lama akan digunakan untuk Polsek atau Satuan Lalu Lintas,” tuntasnya. 



Lazada Indonesia