Home » Headline » Tiga Calo TKI Diamankan Polisi

Tiga Calo TKI Diamankan Polisi

Tiga Calo TKI Diamankan Polisi
TKI yang dideportase Malaysia beberapa waktu lalu dipulangkan melalui Nunukan.

NUNUKAN - Upaya Polres Nunukan dalam memberantas penyelundupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Tawau, Malaysia, tampaknya bukan hanya gertakan. Sebab, sudah ada tiga calo yang ingin memasukkan TKI ke Malaysia dengan cara ilegal ditangkap polisi.
Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi melalui Kasat Reskrim AKP Ali Suhadak mengatakan, tiga calo ini ditangkap dari lokasi dan waktu yang berbeda-beda. Bahkan, saat ini ketiganya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Untuk penangkapan pertama yakni tersangka Nasrun yang ditangkap di Sei Jepun Nunukan Selatan pada 3 Juli lalu, sekira pukul 09.00 Wita. Nasrun saat ditangkap membawa 15 calon TKI tanpa dilengkapi dokumen. “Kita duga Nasrun hendak melalui jalur ilegal yang ada di Sebatik,” terangnya kepada Koran Kaltara saat dijumpai di ruang kerja, Rabu (11/7) kemarin.
Kemudian tersangka kedua adalah Jumadil yang merupakan warga Nunukan yang ditangkap pada 7 Juli, sekira pukul 16.00 Wita di Pelabuhan tradisional Jamaker. Jumadil ditangkap membawa 13 calon TKI yang diduga diselundupkan melalui pelabuhan Jamaker.
Kemudian saat bersamaan, polisi juga menangkap satu orang lagi yakni Masni yang ingin membawa 14 calon TKI. “Dua orang ini lokasinya sama. Mereka saat itu ingin membawa calon TKI tersebut. Jadi total yang akan dibawa oleh tiga orang pengurus ini ada 42 orang,” ungkapnya.
Menurutnya, ketiga tersangka ini akan tetap dilanjutkan ke pengadilan jika semua berkasnya sudah lengkap. “Ketiganya sudah tersangka dan sudah kita tahan ke rutan Polres. Nanti kalau berkasnya sudah lengkap langsung diserahkan ke pengadilan untuk disidang,” tambahnya.
Ali menegaskan ketiga tersangka tersebut akan disangkakan pasal 120 ayat 1 dan 2 UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian subsider pasal 81 UU RI nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Buruh Migrant Indonesia. “Mereka diancam hukuman penjara di atas lima tahun, karena mereka sudah melakukan tindak pelanggaran,” pungkasnya.
Dia juga meminta kepada pengurus TKI agar tidak melakukan tindak ilegal dengan memasukkan TKI dengan yang salah. “Kalau mau membawa TKI harus melalui jalur resmi atau melalui pelabuhan resmi dan tentu melalui imigrasi,” tuntasnya. 



Lazada Indonesia