Home » Utama » BNN Bakal Bentuk Penggiat Bahaya Narkoba

BNN Bakal Bentuk Penggiat Bahaya Narkoba

BNN Bakal Bentuk Penggiat Bahaya Narkoba
PERTEMUAN HANI yang dilakukan BNNK Nunukan di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (12/7).

NUNUKAN - Penyuluhan dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba masih gencar dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan. Kamis (12/7), sekitar pukul 08.30 Wita, BNNK Nunukan melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Kantor Bupati Nunukan. Hal itu bertepatan dengan puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).
Kepala BNNK Nunukan Kompol La Muati SH mengatakan, bahwa sebenarnya puncak HANI sudah lewat di Juni lalu. Namun, karena masih nuasa lebaran, maka pihaknya baru bisa merealisasikan pada Juli ini. Dan, untuk mengantisipasi penguna dan penyelagunaan narkotika, tidak hanya diperlukan penegakan hukum atau penindakan, tetapi diimbangi dengan pemberdayaan masyarakat.
“Masyatakat perku diberi pemahaman edukasi bahaya narkoba. Karena, ada beberapa tangkapan yang saya periksa, kebanyakan yang menggunakan narkoba karena ketidaktahuan dampak dari narkotika,” jelasnya usai mengelar pertemuan HANI di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (12/7) kemarin.
Menurut dia, mereka yang ditangkap, banyak tidak mengetahui hukuman narkoba itu berat. “Nah, dengan ketidaktahuannya itu, dia menginginkan narkoba. Belum lagi ada opini kalau menggunakan narkoba dapat membuat penggunanya bertenaga atau kuat bekerja,” tambahnya.
Dia menegaskan, pihaknya membantah opini tersebut. Sebab, sesuai hasil analisis kesehatan, bahwa menggunakan narkoba akan berdampak pada kesehatan penggunanya.
“Jadi bukan membuat kita kuat, tapi merusak organ-organ tubuh kita. Misalnya saraf otak. Bisa kita bayangkan, kalau saraf otak kita rusak, maka akal kita akan llhilang. Kalau sudah akal hilang, berarti berdampak sangat negatif bagi dirinya. Artinya dia sudah tidak bisa lagi membedakan mana yang benar dan salah. Dan, mana yang bagus dan mana yang jelek,” kata dia.
Menurut dia, pihaknya rencana pada tangggal 17 Juli, akan mengumpulkan masyarakat yang berpotensi menjadi penggiat bahaya narkoba., sebagai perpanjangan tangan dari BNNK Nunukan.
“Mereka nanti akan memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa menggunakan narkotika itu berbahaya. Pengiat ini kita bentuk di masing-masing komunitas. Baik di instansi pemerintah maupun di masyarakat, “ ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid diwakilkan Sekda Nunukan Serfianus mengatakan, bahwa HANI diperingati untuk mengingatkan masyarakat terhadap bahaya ancanam narkoba.
“Jadi dibutuhkan setiap gerakan untuk menyadarkan masyarakat. Penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan kejahatan luar biasa, “ terangnya.
Menurut dia, harga narkoba yang tinggi, menjadi daya tarik tersendiri untuk menjalani bisnis tersebut. “Untuk itu kita butuhkan kerjasama dengan semua lapisan masyarakat,” kata dia.
Dia mengaku, letak Nunukan yang begitu dekat dengan beberapa negara, menjadikan Nunukan sebagai jalur ilegal yang dilakukan jaringan internasional.
“Bahaya narkoba sangat mengancam bangsa. Kita tidak boleh lengah, dengan situasi seperti ini. Jadi sanggat diperlukan pengawasan barang masuk di Nunukan, “ pungkasnya. 



Lazada Indonesia