Home » Utama » Tangis Haru Warnai Pemindahan 25 Napi ke Nunukan

Tangis Haru Warnai Pemindahan 25 Napi ke Nunukan

Tangis Haru Warnai Pemindahan 25 Napi ke Nunukan
TERHARU - Satu dari napi yang terharu ketika disambut istri dan anaknya, karen harus dipindahkan ke Lapas Nunukan.

TANJUNG SELOR –Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan kembali melakukan pengiriman sebanyak 25 Narapidana (Napi) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Nunukan pada Kamis (12/7) kemarin. Tangis haru dari keluarga maupun sahabat para Napi tidak bisa dihelakkan. Terutama saat satu persatu diturunkan dari mobil tahanan Polres Bulungan menuju speedboat yang akan ditumpangi menuju Nunukan.
Lambaian tangan dari para napi dari atas speedboat, disambut tangis oleh para keluarga maupun sahabat. Tak terlepas juga para anak-anak dari Napi yang harus di tinggal orang tua mereka.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulungan Erick Folanda melalui Kasi Intel Deny Iswanto mengatakan, pemindahan 25 Napi tersebut lantaran Rutan Polres Bulungan telah kelebihan kapasitas atau overload. Selain itu, 25 napi tersebut juga sudah berstatus sebagai terpidana, sehingga harus mendapatkan hak-haknya.
“Pemindahan tahanan ini lebih kepada untuk memenuhi hak-hak tahanan yang telah dijatuhkan vonis. Ini agar mereka juga bisa mendapatkan pembinaan ke masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.
Deny mengatakan, pemberangkatan para Napi itu sudah dikoordinasikan dengan pihak Lapas Kelas II Nunukan. Tak ingin menunda terlalu lama, pemindahan pun disegerakan untuk di berangkatkan. “Selama ini memang kita ada kerjasama yang baik dengan Lapas Nunukan dalam penitipan napi ini,” sebut Deny.
Ia menjelaskan, pengurangan napi di Rutan Polres Bulungan dilakukan karena selama ini kapasitas Rutan sudah melebih kapasitas yang ada. Sementara itu, untuk tingkat kriminal yang terjadi di Bumi Tenguyun – sebutan lain Kabupaten Bulungan terus mengalami peningkatan. Sehingga, dirinya sangat berharap untuk di Kabupaten Bulungan sendiri diharapkan langkah cepat oleh pemerintah guna pembangunan Lapas.
“Kalau sudah ada Lapas, kita tidak perlu lagi ada pengiriman. Apalagi, dengan cara mengirim seperti yang sudah dilakukan risikonya sangat tinggi. Walaupun sudah ada pengawalan yang cukup ketat, tapi kita tidak menutup kemungkinan sesuatu yang akan terjadi. Untuk itu, semoga lapas bisa segera dibangun di Bulungan ini,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia