Home » Utama » Jalan ke Daerah Hulu Butuh Perhatian

Jalan ke Daerah Hulu Butuh Perhatian

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Bulungan Elia Dj menyebutkan, infrastruktur jalan dan jembatan yang menuju tiga kecamatan yang ada hulu Sungai Kayan perlu ada peningkatan ataupun perbaikan.
Menurut dia, pembukaan jalan menuju wilayah hulu memang sudah dilakukan. Namun badan jalan yang sudah dibuka, kondisinya masih belum representative. Bahkan ada beberapa titik yang sulit dilewati. Termasuk belum adanya jembatan.
“Dari 30 jembatan yang ada di daerah hulu, belum ada yang dikerjakan. Sebenarnya itu sudah menjadi kewenangan pihak pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), karena itu merupakan salah satu aset Bulungan yang dialihkan ke provinsi,” ucapnya pada Koran Kaltara.
Disinggung mengenai kabar telah dikembalikannya beberapa aset Bulungan salah satunya jalan tersebut, ia tak menampik. Akan tetapi dirinya menegaskan, itu baru sebatas wacana, sementara untuk pengembalian secara resminya belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kaltara.
Dirinya mengaku, anggaran Pemkab Bulungan saat ini masih sangat terbatas. Jika memang aset tersebut dikembalikan, setidaknya Pemprov diharapkan tetap dapat memberikan perhatian dalam bentuk Bantuan Keuangan (Benkeu) kepada Bulungan untuk mengerjakannya.
“Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan oleh banyak masyarakat. Karena jika jalan yang panjangnya kurang lebih 100 Km tidak ada, otoritas warga yang ada di daerah hulu sana juga akan mengalami kesulitan untuk bisa pergi ke kota. Bahkan lebih kasihan lagi, jika ada anak sekolah yang ingin pergi,” ungkapnya lagi.
Memang, kata Elia, bukan ranahnya untuk mengkritik pemerintah provinsi Kaltara. Akan tetapi, setidaknya sebagai masyarakat Kaltara, dirinya berharap Pemprov juga tidak bisa tutup mata akan kondisi ini.
“Artinya sesuai dengan komitmen karena sudah diambil alih dan tolong memang harus diperhatikan. Masyarakat kita di sana (daerah hulu) juga masyarakat Kaltara yang membutuhkan pembangunan infrastruktur jembatan dan juga jalan,” ungkapnya. 



Lazada Indonesia