Home » Headline » Pesimis, Belanja Pegawai Lebih 50 Persen

Pesimis, Belanja Pegawai Lebih 50 Persen

Pesimis, Belanja Pegawai Lebih 50 Persen
CPNS – Selain mendapat pertimbangan kemampuan keuangan daerah, jatah CPNS Bulungan juga berharap kebijakan pemerintah.

TANJUNG SELOR – Meski peluang mendapat formasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 ini terbuka lebar, Pemkab Bulungan masih pesimis mampu mengakomodir anggaran untuk menggaji pegawai baru nantinya. Pasalnya, kondisi keuangan Pemkab Bulungan juga masih terbatas. Di sisi lain meski memiliki data lengkap dan telah mengusulkan 231 formasi ke kementerian terkait, namun seperti diketahui pemerintah juga mempunyai kriteria pemberian alokasi pegawai.
Untuk mendapatkan kuota formasi CPNS, maka untuk belanja pegawai daerah harus di bawah 50 persen. Sementara saat ini belanja pegawai Bulungan sudah lebih dari 50 persen.
Hal ini diakui oleh Sekkab Bulungan, Syafril. Menurut dia, hal ini masih perlu pembahasan lebih lanjut oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “CPNS kita masih perlu pembahasan lebih lanjut, hal ini juga ditindaklanjuti BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia). Memang informasinya ada, dan ini rencananya ada Rakor di Banjarmasin terkait itu,” ujarnya ditemui, Kamis (12/7).
Meski berpeluang, lanjut Syafril, lagi-lagi kemampuan anggaran menjadi dasar utamanya, sebab untuk pegawai baru memerlukan banyak anggaran. Apabila lulus maka harus mengikuti pendidikan atau diklat, dan lain sebagainya, termasuk untuk tunjangan dan gajinya.
“Nah, harapan kita ada kebijakan pusat terkait ini. Walau begitu kemampuan anggaran kita memang tidak menutup kemungkinan kalau untuk saat ini mungkin saja belum mampu. Sementara ini belanja pegawai kita sudah lebih dari 50 persen dari APBD yang ada. Meskipun sistem yang kita harapkan penambahan pegawai nantinya hanya mengganti pegawai yang sudah pensiun, namun tetap saja memerlukan anggaran yang tidak sedikit, perlu ratusan miliar itu,” jelasnya.
Jika dibandingkan 2017 lalu, dari APBD sekitar Rp1 triliun lebih, untuk belanja pegawai dianggarakan hanya Rp484.8881.300.620,29. Sementara di 2018 ini dari APBD sekitar Rp Rp1,172 triliun, belanja pegawai yang dianggaran Rp553.485.641.909,29, untuk 3.595 orang pegawai Bulungan.
“Belanja pegawai kita lebih dari 50 persen. Jadi tinggal kebijakan pusat lagi nanti seperti apa. Artinya, jika ada kebijaksanaan untuk Bulungan, maka tetap harus dilihat lagi dari kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Melihat kondisi keuangan Bulungan saat ini, ia mengaku pesimis. “Sepertinya tidak mampu. Jangan kita bergaya mengatakan mampu, tapi pada akhirnya kita sibuk sendiri untuk mengatasinya,” imbuhnya.
Dalam hal realisasi, Syafril mengaku saat ini masih terbuka peluang. Karena yang utama bisa menentukan bisa atau tidaknya rekrut pegawai adalah ketersediaan anggaran. Jangan sampai masyarakat kecewa saat dipastikan ada rekrutmen, lalu pada kenyataannya tidak ada. “Di sini kita hanya berupaya. Keputusan tetap di pusat,” katanya.
Informasi dihimpun, sebelumnyan Menpan-RB, Asman Abnur, saat berkunjung ke Tanjung Selor, beberapa waktu lalu, mengatakan, rekrutmen CPNS tahun ini akan dibuka setelah pilkada serentak 2018. Namun hingga saat ini, belum ada informasi pasti terkait itu.  



Lazada Indonesia