Home » Advertorial » Saat Reses, Masyarakat Minta Dibangunkan Sekolah

Saat Reses, Masyarakat Minta Dibangunkan Sekolah

Saat Reses, Masyarakat Minta Dibangunkan Sekolah
TAMPUNG ASPIRASI: Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Asnawi Arbain (dua dari kiri) saat mengunjungi dan menampung aspirasi salah satu tokoh masyarakat Desa Sajau Metun mengenai kebutuhan SMA atau SMK.

TANJUNG SELOR – Masyarakat Desa Sajau Metun, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk membangun sekolah SMA ataupun SMK. Sebab, anak-anak di desa tersebut harus bersekolah di desa lain dan harus menempuh jarak yang cukup jauh.
Harapan masyarakat itu disampaikan saat kunjungan Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Asnawi Arbain ke daerah itu Kamis (2/8) lalu. Masyarakat meminta, agar supaya Asnawi dapat memfasilitasi permintaah tersebut kepada pemerintah.
“Tentu kita sangat mendukung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut. Kami sebagai Komisi IV, akan terus mendorong pemerintah untuk menanggapi usulan dari masyarakat,” katanya, kepada Koran Kaltara.
Asnawi menjelaskan, yang menjadi persoalan masyarakat menginginkan adanya sekolah SMA atapun SMK di desa tersebut, dikarenakan untuk wilayah mereka masuk di zonasi wilayah yang cukup jauh. Sehingga, para siswa di desa tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh ketika akan melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat SMA atau SMK.
“Para siswa di desa itu harus menempuh jarak sekitar 2-3 jam apabila akan ke sekolah. Sedangkan di desa itu, ada 4 sekolah SMP. Sehingga, keberadaan SMA ataupun SMK itu sangat dibutuhkan oleh warga,” jelas Asnawi.
Ia juga berjanji akan mengupayakan pembangunan sekolah di Sajau Metun tersebut kepada pemerintah. Dia menegaskan, ketersediaan sarana belajar menjadi hak dan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. “Keinginan ini akan kami tindak lanjuti dengan meminta pemerintah untuk membangun sekolah atau madrasah negeri di daerah itu,” lanjutnya.
Asnawi menambahkan, Pemerintah Provinsi Kaltara saat ini menitikberatkan program pembangunan pada beberapa sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan. Ketersediaan sarana prasarana belajar menjadi hal penting yang harus disediakan untuk peningkatan kualitas pendidikan. “Tentu ini akan kami perjuangkan. Ini juga menyangkut keperluan pemerataan pendidikan di Kaltara ini,”pungkasnya. 



Lazada Indonesia