Home » Utama » Bandara Malinau Bakal Dikembangkan

Bandara Malinau Bakal Dikembangkan

Bandara Malinau Bakal Dikembangkan
TERBANG : Bupati Malinau Yansen TP didampingi Kepala Bandara Kol RA Bessing Malinau Mustaji bersama rombongan lainnya melihat penerbangan perdana NAM Air dari Landasan Bandara RA Bessing Malinau, Kamis (9/8) lalu.

MALINAU – Kepala Bandara Kolonel RA Bessing Kabupaten Malinau Mustaji menyambut baik keinginan Bupati Malinau Yansen TP agar Bandara Malinau dapat diperjuangkan ke pusat.
“Nanti kita akan perjuangkan ke pusat kalau sudah clear lahannya. Saat ini untuk kelanjutan pembangunan bandara sedang dalam proses penyusunan masterplan,” ungkap Mustaji kepada Koran Kaltara, Jumat (10/8).
Soal Bandara sebagai transit terhadap lapster di Malinau, kata dia, pihaknya telah melakukan komunikasi ke Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara dan Kabupaten Malinau untuk pengelolaannya.
“Sudah saya komunikasikan, karena cakupan lapster-lapster itu kan aset milik mereka (Dinas Perhubungan) dan sudah disampaikan. Apakah akan dikembangkan oleh Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Karena, menurut dia, jika pengembangan bandara tersebut dikerjakan Pemerintah Pusat melalui APBN, maka aset yang ada harus diserahkan terlebih dahulu.
“Kalau ingin dikembangkan APBN, aset itu diserahkan dulu ke Kementerian Perhubungan, baru bisa dikembangkan. Termasuk Bandara RA Bessing Malinau ini,” terangnya.
Menurut dia, Terminal Bandara RA Bessing Malinau membutuhkan penambahan dan pelebaran, agar bisa didarati maskapai jenis boeing, yakni maskapai Garuda dan sebagainya.
“Dari segi operasional dan pemeliharaan dikelola Provinsi. Kami juga sudah mengirim surat agar bisa diserahkan ke pusat. Sehingga bisa mendapatkan dukungan dana dari pusat. Seperti terminal saja cukup memprihatinkan,” ungkapnya.
Walaupun masih terbatas, kata dia, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan penerbangan udara secara maksimal.
“Kita terus berupaya sekuat tenaga untuk melakukan pengembangan bandara demi memberikan pelayanan dan kemajuan bersama,” jelasnya.
Dia menilai keberadaan Nam Air saat ini, memiliki keuntungan bagi masyarakat. Karena, mereka bisa memilih maskapai. “Salah satunya keberadaan maskapai baru ini bisa menurunkan tarif harga tiket. Secara otomatis, akan ada persaingan sehat. Pastinya, yang diuntungkan juga masyarakat bisa mendapatkan tiket lebih murah,” bebernya.
Selain Nam Air, kata dia, rencana Garuda juga sudah melakukan penjajakan di wilayah Malinau. “Garuda sudah pernah ke Bandara ini untuk melakukan survei. Kemungkinan mereka melirik juga,” jelasnya.
Selain Garuda, Mustaji menyebutkan ada Trans Nusa jenis Twin Otter telah melakukan komunikasi. Rencananya akan menjajaki bandara-bandara perintis atau lapster tersebut.
“Hari ini (kemarin) rencananya mereka akan survei dengan Twin Otter-nya. Kalau Trans Nusa ini juga biasanya kerjasamanya dengan Sriwijaya Air,” katanya.
Artinya, kata dia, jika mereka ada keinginan, maka secara otomatis keterisolasian wilayah di Malinau ini dapat terjangkau dengan transportasi Twins Otter tersebut.
“Paling tidak sudah bisa menjangkau di wilayah perbatasan dan sudah terjawab keinginan Bupati Malinau,” ungkapnya.
Dia berharap, Bandara Kolonel RA Bessing dikembangkan menjadi tempat transit jalur udara transportasi udara di wilayah perbatasan.
“Kita punya mimpi, kedepan bandara ini akan seperti bandara di Tarakan. Bisa memberikan pelayanan untuk penumpang dan barang,” harapnya. 



Lazada Indonesia